PM Australia serukan jangan takut untuk lawan ISIS

Selasa, 6 Juni 2017 15:05 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
PM Australia serukan jangan takut untuk lawan ISIS Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengecam aksi penyanderaan di Melbourne yang menewaskan dua orang dan melukai tiga polisi. Dia menyebut aksi yang didalangi militan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) tersebut sebagai aksi terorisme.

Turnbull kemudian mengimbau warganya jangan takut dengan kejadian tersebut. Dia malah meminta warganya terus melawan aksi terorisme.

"Ini merupakan serangan teroris dan kita menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan. Jangan pernah takut, (kita) selalu melawan aksi terorisme," serunya, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (6/6).

Pelaku diketahui bernama Yacqub Khayre sudah ditembak mati polisi kala baku tembak terjadi di apartemen. Di sana, Khayre menyekap seorang perempuan.

Namun, Turnbull meminta negaranya tetap meningkatkan kesiagaan. Pasalnya, pelaku merupakan residivis yang baru saja dibebaskan dengan jaminan. Berdasarkan keterangan polisi, Khayre pernah terlibat dalam upaya penyerangan di markas tentara Sydney pada 2009 lalu.

Dua orang tewas dan tiga polisi mengalami cedera setelah terlibat drama penyanderaan yang dilakukan oleh pria tak dikenal di Melbourne, Brighton, Australia. Tak hanya itu, penyandera itu juga sempat terlibat baku tembak dengan petugas kepolisian.

Insiden terjadi pukul 16.30 waktu setempat. Saat itu seorang wanita disandera oleh pria dan sekitar pukul 18.00 terdengar suara tembakan sebanyak 20 kali. Saat polisi tiba di tempat kejadian perkara, terdapat mayat pria tergeletak di lobi apartemen dan balkon apartemen. [che]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini