Pilot MH370 diduga bajak pesawat sebagai protes antipemerintah

Senin, 17 Maret 2014 15:04 Reporter : Vincent Asido Panggabean
Pilot MH370 diduga bajak pesawat sebagai protes antipemerintah Kapten Zaharie Ahmad Shah (kanan). dailymail.co.uk

Merdeka.com - Sebuah gambar memperlihatkan pilot Malaysia Airlines MH370 mengenakan kaos dengan tulisan 'Demokrasi sudah mati' memunculkan dugaan dia telah membajak pesawat itu sebagai protes antipemerintah.

Kapten Zaharie Ahmad Shah dikatakan seorang pendukung 'fanatik' pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, yang dijatuhi hukuman penjara sebab kasus homoseksualitas hanya beberapa jam sebelum MH370 menghilang, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (17/3).

Selain itu, istri dan tiga anaknya juga sudah pergi dari rumah mereka satu hari sebelum pesawat itu hilang.

Kenyataan ini datang setelah penyidik dari Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) mengatakan hilangnya MH370 mungkin sebagai sebuah tindakan pembajakan, dan kemungkinan ratusan penumpang pesawat itu ditahan di sebuah lokasi yang tidak diketahui juga tidak bisa dikesampingkan.

Para pejabat juga mengungkapkan ada kemungkinan pesawat itu telah mendarat dan mengirimkan sebuah sinyal satelit dari daratan. Jika pesawat itu masih utuh dan memiliki cadangan listrik cukup, maka pesawat dapat mengirimkan sebuah radar 'ping'.

Kapten Shah diketahui seorang pendukung Ibrahim yang terobsesi, dan beberapa jam sebelum pesawat MH370 meninggalkan Kuala Lumpur, telah terungkap pria 53 tahun itu menghadiri sebuah sidang kontroversial di mana Anwar Ibrahim dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun.

Sumber di ke polisian telah memberikan konfirmasi Shah adalah seorang pegiat politik yang sangat vokal, polisi khawatir keputusan sidang itu telah membuat dia sangat marah. Namun, hal itu tampaknya bertentangan dengan latar belakang tadi, di mana tujuh jam kemudian dia mengambil kendali Boeing 777-200 untuk penerbangan ke Beijing dan membawa 238 penumpang serta awak pesawat.

Kemarin, polisi Malaysia menggeledah rumah ayah tiga anak itu di kawasan kelas atas di pinggiran Kota Shah Alam, di mana dia telah memasang sebuah simulator penerbangan buatan. Penyidik juga sudah menghabiskan waktu beberapa pekan terakhir untuk memeriksa dua komputer jinjing diambil dari rumah Shah. Satu di antaranya diyakini berisi data dari simulator itu.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak kemarin mengumumkan MH370 sengaja dikemudikan seseorang setelah sistem komunikasinya dimatikan. Dia mengatakan pesawat itu menuju ke arah barat menuju daerah pesisir Malaysia dan kemungkinan diterbangkan selama tujuh jam lagi dengan bahan bakar cadangan.

Masih belum jelas di mana pesawat itu diambil, namun Razak mengatakan data satelit terbaru menunjukkan pesawat tersebut mungkin telah membuat satu dari dua kemungkinan koridor penerbangan. Pencarian, melibatkan 43 kapal dan 58 pesawat dari 15 negara, beralih dari Laut China Selatan ke Teluk Benggala di Samudera Hindia. [fas]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini