Pertama dalam Sejarah, DPR AS Makzulkan Trump untuk Kedua Kali

Kamis, 14 Januari 2021 08:11 Reporter : Pandasurya Wijaya
Pertama dalam Sejarah, DPR AS Makzulkan Trump untuk Kedua Kali nancy pelosi. ©Jonathan Ernst/Reuters

Merdeka.com - DPR Amerika Serikat memakzulkan Presiden Donald Trump karena "menghasut huru-hara" setelah segerombolan pendukungnya menyerbu Gedung Parlemen, US Capitol pekan lalu. Ini adalah sejarah karena baru kali ini seorang presiden dimakzulkan dua kali.

Resolusi DPR yang dihasilkan dari pemungutan suara 232-197 kemarin menyatakan tindakan Trump dan pidatonya sebelum penyerbuan ke Gedung Capitol di Washington, DC memicu kerusuhan.

"Hari ini, dengan dukungan dari dua kubu, DPR menunjukkan tidak ada seorang pun berada di atas hukum--tidak juga seorang Presiden Amerika Serikat," kata Ketua DPR Nancy Pelosi seraya dia menandatangani surat pemakzulan Trump setelah pemungutan, seperti dilansir laman Aljazeera, Kamis (14/1).

Langkah ini, kata Pelosi, juga memberi gambaran bahwa "Donald Trump jelas menjadi ancaman nyata bagi negara".

Sebanyak sepuluh anggota Partai Republik mendukung 222 anggota Partai Demokrat yang memilih memakzulkan Trump.

Kerusuhan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari lalu menewaskan lima orang dan mengguncang seantero negeri dan dunia sekaligus memicu para anggota legislatif dari Demokrat melancarkan proses pemakzulan terhadap Trump di hari-hari terakhir masa jabatannya.

Baca Selanjutnya: Kecaman Trump...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini