Perempuan Lempar Bra Saat Acara Konser Musik di Saudi

Selasa, 19 November 2019 15:33 Reporter : Hari Ariyanti
Perempuan Lempar Bra Saat Acara Konser Musik di Saudi Ilustrasi konser musik. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Pengguna Twitter di Arab Saudi dihebohkan dengan sebuah video pelemparan bra ke atas panggung saat rapper Amerika tampil di Riyadh pada Jumat (15/11) lalu. Gambar video itu menyebar di dunia maya setelah musisi Russ Vitale, dikenal dengan nama Russ, naik panggung.

Dalam salah satu video, rapper tersebut terlihat memungut sebuah bra dan mengayunkannya sembari terus tampil. Video lainnya diunggah di Twitter menunjukkan musisi 27 tahun itu memegang bra tersebut saat mengucapkan terima kasih kepada penontonnya.

"Saya kembali ke Saudi juga, saya bertemu kalian semua," teriaknya kepada penonton, sebagaimana dilansir dari laman Alaraby, Selasa (19/11).

Meskipun sorak sorai dan teriakan terdengar di lokasi konser, aksi penggemar tak teridentifikasi itu langsung ramai setelah menyebar di media sosial. Tagar Festival Bra Riyadh dalam bahasa Arab ramai di Twitter, ada yang mengecam dan menyesali insiden tersebut.

"Terima kasih Russ, datang ke sini dan mengotori budaya, agama dan tradisi kami," tulis salah satu pengguna Twitter.

"Dengan memegang #bra itu di depan orang dan tak ada satu pun yang mengatakan padamu TIDAK! HENTIKAN! Ini tidak boleh, sungguh menunjukkan pada kami bahwa negara kami tengah berada di lorong curam yang hanya Tuhan bisa menghentikan," tulis salah satu pengguna Twitter.

"Apakah terlalu sulit baginya hanya mengabaikan bra itu dan menghormati negara ini dan budaya masyarakat? Ini sangat tidak bisa diterima," tulis yang lain.

1 dari 1 halaman

Visi 2030 Pangeran MBS

Bagian dari undang-undang reformasi "Visi 2030" Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) adalah program ekstensif konser dan acara olahraga, yang telah menuai kritik karena tidak berhubungan dengan masyarakat Saudi yang telah mengalami penurunan upah, peluang dan standar hidup dalam beberapa dekade terakhir.

Turki Al-Sheikh, Ketua Otoritas Umum untuk Hiburan Arab Saudi dan teman dekat Pangeran MBS, baru-baru ini mengimbau masyarakat berhutang agar dapat membeli tiket untuk konser publik dan konser terbuka untuk laki-laki dan perempuan, yang sebagian besar warga Saudi tidak mampu membelinya. Arab Saudi baru-baru ini mengeluarkan aturan yang mengizinkan acara konser musik ditonton audiens laki-laki dan perempuan.

Reformasi liberal juga memancing kemarahan kaum konservatif, yang telah lama memegang kekuasaan atas pemerintah negara itu.

Bulan lalu, seorang perempuan Saudi ditangkap setelah videonya menari dalam sebuah konser viral. Demikian disampaikan pihak berwenang kerajaan ultrakonservatif itu.

Perempuan muda itu dituduh mengganggu etika sosial setelah videonya viral. Dalam video itu yang bersangkutan menari dengan mengenakan abaya hitam dan cadar. [pan]

Baca juga:
Pesan Toleransi dari Pelukis Pasir Oman: Manusia Harus Berdamai dengan Semua Orang
Merkel dan Macron Dituding Pengecut karena Bungkam atas Kasus Jamal Khashoggi
Bertemu Dubes Saudi, Prabowo Tak Bahas Pencekalan Rizieq
Tiga Orang Ditikam dalam Pertunjukan Teater di Riyadh
Dubes Arab Saudi Sambangi Kantor Kemenhan Temui Prabowo
Dua Mantan Pegawai Twitter Diadili di AS Karena jadi Mata-mata Saudi

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini