Penulis Pertama di Dunia Akhirnya Terungkap, Ternyata Seorang Perempuan Putri Raja

Sabtu, 26 November 2022 07:41 Reporter : Merdeka
Penulis Pertama di Dunia Akhirnya Terungkap, Ternyata Seorang Perempuan Putri Raja enheduanna. ©Wikimedia Commons

Merdeka.com - Temuan arkeologi mengungkap tulisan paling tua yang pernah ditemukan adalah tulisan berusia 3.400 tahun sebelum Masehi yang ditemukan di daerah Mesopotamia kuno dikenal sebagai wilayah Sumeria.

Tulisan berusia 5.000 tahun lebih yang dikenal sebagai aksara paku itu dibuat melalui alat runcing di atas tanah liat basah yang akhirnya mengering dan membatu. Para ahli pun hingga saat ini belum dapat mengungkap siapa penulis aksara paku itu. Penulis aksara paku pun hanya dijelaskan sebagai penduduk kuno Sumeria.

Hingga kini berbagai pihak yakin kalau penulis-penulis awal di dunia adalah tokoh-tokoh Yunani kuno, seperti penyair epik Homer, penyair lirik Sappho atau sejarawan Herodotus. Namun ketiga tokoh kuno itu bukanlah penulis pertama di dunia. Lalu siapakah penulis pertama di dunia?

Berdasarkan temuan, penulis pertama di dunia diketahui sebagai seorang putri kerajaan, imam perempuan, dan penyair dari wilayah Sumeria bernama Enheduanna.

“Yang kami maksud dengan penulis pertama adalah dia adalah penulis pertama yang kami kenal namanya yang dapat kami hubungkan dengan teks yang ada… Untuk sebagian besar dari Sastra Mesopotamia, kita tidak tahu siapa yang menulisnya, tapi dia (Enheduanna) adalah pengecualian,” jelas Benjamin Foster, seorang Assyriologist di Universitas Yale, dikutip dari Live Science, Jumat (25/11).

Enheduanna adalah putri Raja Sargon dari Akkadia yang hidup pada tahun 2334 – 2279 sebelum Masehi. Sekitar tahun 2.300 sebelum Masehi, Sargon menyatukan mayoritas daerah Mesopotamia di bawah pemerintahannya. Penyatuan ini menjadikan Akkadia sebagai kekaisaran pertama di dunia yang diperintah atas satu raja.

Erhan Tamur dari Metropolitan Museum of Art di New York menjelaskan, Raja Sargon menunjuk putrinya, Enheduanna sebagai

2 dari 2 halaman

imam tinggi dewa bulan Sumeria, nanna di kota Ur, Sumeria. Sebagai imam tinggi, namanya diganti menjadi Enheduanna yang berarti “imam tinggi hiasan surga” dalam bahasa Sumeria.

Jabatan imam tinggi membuat Enheduanna memiliki tanggung jawab besar. Dia pun diyakini menulis berbagai syair selama masa jabatannya.

Louise Pryke seorang Assyriologist dari University of Sydney menjelaskan dunia modern awalnya mengenal Enheduanna dari sisa-sisa temuan cakram pualam yang digali pada 1927 oleh arkeolog Inggris bernama Sir Leonard Woolley di wilayah Ur.

Cakram pualam itu menceritakan kisah Enheduanna dan kisah dewi Sumeria inanna, putri nanna.

Beberapa syair yang ditulis Enheduanna berisi penghormatan kepada nanna. Syair Enheduanna juga menceritakan kisah Enheduanna melawan Lugalanne yang kemungkinan besar diyakini sebagai raja di wilayah Ur.

“Enheduanna adalah penulis pertama yang kami ketahui yang memasukkan detail otobiografi ke dalam narasinya. Selain itu, dia adalah penulis pertama yang memberi tahu kita sesuatu tentang bagaimana dia menciptakan puisi-puisi ini. Dia menyamakan tindakan penciptaan sastra dengan persalinan, penggunaan metafora ini yang pertama kali diketahui, yang akan tetap digunakan selama ribuan tahun dalam sastra dunia,” jelas Tamur.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]

Baca juga:
Peneliti Dibikin Penasaran dengan Jejak Kaki Misterius Berusia 300.000 Tahun
Nenek Moyang Manusia Lakukan Aktivitas Mancing Sejak 600.000 Tahun Lalu
Batu Yoni 'Raksasa' Tapal Batas Istana Majapahit Ditemukan, Ada di Tengah Sawah
Arkeolog Temukan Asal Mula Sepak Bola, Bukan dari Inggris
Piramida Ratu Misterius dan Ratusan Mumi Ditemukan Dekat Makam Firaun
Tukang Ledeng Temukan Pesan dalam Botol Berusia 135 Tahun di Bawah Lantai, Ini Isinya
Ilmuwan Temukan Bukti Nenek Moyang Manusia Memasak dengan Api 780.000 Tahun Lalu
Dikira Makam Tokoh Muslim, Ternyata Bangunan Berusia 2.300 Tahun Ini Kuburan Petinju

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Arkeologi
  3. Penemuan Ilmiah
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini