Pentagon Rilis Video Penggerebekan Baghdadi di Suriah

Kamis, 31 Oktober 2019 12:00 Reporter : Pandasurya Wijaya
Pentagon Rilis Video Penggerebekan Baghdadi di Suriah Pentagon rilis video penggerebekan baghdadi. ©Pentagon

Merdeka.com - Pentagon kemarin merilis video pertama penggerebekan lokasi persembunyian pemimpin kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah yang akhirnya menewaskan Abu Bakar al-Baghdadi pada Sabtu malam lalu.

Video dari udara yang berwarna hitam putih itu memperlihatkan siluet pasukan khusus AS mendekati lokasi persembunyian Baghdadi yang dikelilingi tembok. Kemudian beberapa bom terlihat menghantam lokasi itu diikuti kilatan cahaya dan layar berubah menjadi abu-abu.

Dilansir dari laman the Guardian, Kamis (31/10), Kepala Komando Pusat AS Jenderal Kenneth McKenzie mengatakan pengeboman itu dilakukan setelah semua militan dan personel yang selamat dievakuasi. Pengeboman dilakukan supaya tempat itu tidak dijadikan lokasi ziarah.

Yang paling dramatis dalam video itu adalah ketika ledakan bom menimbulkan kepulan asap besar hitam pekat yang seperti muncul dari tanah.

"Kelihatan seperti lapangan parkir dengan banyak lubang besar," kata McKenzie.

Dalam jumpa pers dengan wartawan kemarin di Pentagon McKenzie tidak bisa memastikan klaim ucapan Presiden Donald Trump yang mengatakan Baghdadi menangis dan merintih beberapa saat sebelum dia tewas meledakkan diri.

Dia mengatakan sisa jasad Baghdadi yang dikumpulkan setelah dia meledakkan diri di dalam terowongan dengan membawa mati kedua anaknya kini sudah dibuang ke laut. Laporan awal menyebut ada tiga anak Baghdadi ikut tewas tapi hasil analisis setelah kejadian menyatakan hanya ada dua anak. Keduanya berusia di bawah 12 tahun.

McKenzie memperingatkan kejadian ini bisa membuat kelompok militan ISIS dan yang lainnya melancarkan serangan balasan.

"Mereka akan sangat berbahaya. Kami menduga mereka akan melancarkan semacam serangan balasan. Kami tidak melihat pertumpahan darah akan berkurang karena ideologi mereka masih tetap ada di luar sana."

Meski demikian McKenzie memperkirakan serangan terhadap Bagdhadi ini akan melemahkan kemampuan ISIS.

"Kami berharap ada peluang perlawanan mereka akan terus melemah. Mereka akan butuh waktu untuk menempatkan seseorang buat memimpin organisasi ini dan dalam masa itu serangan-serangan mereka kemungkinan akan berkurang."

1 dari 2 halaman

Ideologi ISIS Masih Ada

Dalam jumpa pers dengan wartawan kemarin di Pentagon McKenzie tidak bisa memastikan klaim ucapan Presiden Donald Trump yang mengatakan Baghdadi menangis dan merintih beberapa saat sebelum dia tewas meledakkan diri.

Dia mengatakan sisa jasad Baghdadi yang dikumpulkan setelah dia meledakkan diri di dalam terowongan dengan membawa mati kedua anaknya kini sudah dibuang ke laut. Laporan awal menyebut ada tiga anak Baghdadi ikut tewas tapi hasil analisis setelah kejadian menyatakan hanya ada dua anak. Keduanya berusia di bawah 12 tahun.

McKenzie memperingatkan kejadian ini bisa membuat kelompok militan ISIS dan yang lainnya melancarkan serangan balasan.

"Mereka akan sangat berbahaya. Kami menduga mereka akan melancarkan semacam serangan balasan. Kami tidak melihat pertumpahan darah akan berkurang karena ideologi mereka masih tetap ada di luar sana."

Meski demikian McKenzie memperkirakan serangan terhadap Bagdhadi ini akan melemahkan kemampuan ISIS.

"Kami berharap ada peluang perlawanan mereka akan terus melemah. Mereka akan butuh waktu untuk menempatkan seseorang buat memimpin organisasi ini dan dalam masa itu serangan-serangan mereka kemungkinan akan berkurang."

2 dari 2 halaman

Video Penggerebekan

McKenzie mengakui milisi Kurdi dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF) memberi laporan awal intelijen yang sangat membantu menargetkan lokasi penyerangan dan SDF menjadi bagian dari operasi ini meski mereka tidak terlibat langsung dalam penggerebekan.

McKenzie tidak berkomentar atas klaim SDF dan laporan media yang menyatakan orang Kurdi Suriah punya mata-mata di dalam lingkaran orang dekat Baghdadi yang kemudian membuat pasukan AS bisa menemukan lokasi itu.

Dia menuturkan ada empat perempuan dan satu pira yang tewas dalam kontak senjata dengan pasukan AS. Dua pria lagi dibawa untuk ditahan.

"Setelah kontak senjata dan sudah menguasai lokasi, pasukan AS menemukan Baghdadi bersembunyi di sebuah terowongan. Ketika dia sudah terpojok Baghdadi meledakkan sebuah bom hingga menewaskan dirinya dan dua anak yang ikut bersamanya," kata dia.

"Setelah sampel DNA Baghdadi diambil, jasadnya dibuang ke laut sesuai dengan hukum konflik bersenjata dalam waktu 24 jam dari kematiannya."

Berikut video udara penggerebekan Baghdadi di Suriah:

[pan]

Baca juga:
Komunitas Yazidi Nilai Kematian Baghdadi Tak Sebanding dengan Kekejaman ISIS
Pangeran MBS Ucapkan Selamat kepada Trump Terkait Kematian Baghdadi
Donald Trump Klaim Pengganti Baghdadi Dibunuh Tentara AS
Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Tewas, Indonesia Tetap Waspada
Kandidat Pemimpin ISIS Mulai Muncul Setelah Kematian Baghdadi
Donald Trump akan Rilis Video Penyerangan Al Baghdadi

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini