KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Pengguna Facebook di Amerika menurun selama Ramadan

Senin, 15 Juli 2013 17:31 Reporter : Pandasurya Wijaya
facebook. © MSN.com

Merdeka.com - Seiring umat muslim di seluruh dunia yang tengah menjalankan ibadah puasa tidak makan, minum, dan berhubungan di bulan Ramadan yaitu tidak makan, minum, dan berhubungan seksual, sejumlah umat Islam di dunia juga bahkan berpuasa Facebook.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Senin (15/7), umat Islam menilai bulan suci Ramadan sebagai bulan untuk mengurangi mereka mengunggah kicauan, tulisan, atau mengganti status terbaru di media sosial.

Saud Inam, contohnya. Muslim di Atlanta Amerika Serikat ini berencana absen sama sekali dari media sosial selama Ramadan. Dia bermaksud ingin lebih banyak mengisi waktu dengan membaca Alquran dan bersosialisasi dengan keluarga.

"Saya ingin memastikan selama Ramadan ini tidak terganggu oleh apa pun," kata dia kepada situs Huffington Post.

"Selama Ramadan saya mengurangi hal-hal yang tidak berkaitan dengan agama. Saya merasa harus lebih banyak mengevaluasi kondisi spiritual diri saya. Terkadang Facebook dan media sosial lain terlalu membanjiri informasi."

Dawud Walid, seorang ustad dari Kota Detroit mengatakan dia juga akan mengurangi jumlah kicauannya di media sosial Twitter.

Namun menurut data terakhir dari Laporan Media Sosial di Arab, ada 60 juta pengguna Facebook dan Twitter di dunia Arab. Aktivitas di media sosial itu juga meningkat sebanyak 30 persen di Facebook dan 33 persen di Twitter selama Ramadan.

"Cara berkhotbah sekarang tidak lagi dengan gaya lama di dalam masjid atau pengajian. Ada cara baru melalui media sosial dan kita harus terus mengikuti perkembangan zaman," kata Hussein Rashid, profesor di Universitas Hofstra, New York, Amerika. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Ramadan 2013
  2. Amerika Serikat
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.