Hot Issue

Pengalaman Mencekam Para Peserta Uji Coba Vaksin Covid-19

Jumat, 2 Oktober 2020 07:14 Reporter : Hari Ariyanti
Pengalaman Mencekam Para Peserta Uji Coba Vaksin Covid-19 Ilustrasi suntikan. ©shutterstock.com/Tyler Olson

Merdeka.com - Luke Hutchison terbangun tengah malam, menggigil dan demam setelah disuntik vaksin Covid-19 dalam uji coba vaksin Moderna. Peserta uji coba vaksin lainnya, pengujian kandidat vaksin Pfizer, juga bangun dan menggigil, gemetar begitu keras sampai dia mematahkan giginya setelah disuntik dosis kedua.

Demam tinggi, sakit sekujur badan, sakit kepala parah, dan kelelahan hanyalah beberapa dari gejala yang menurut lima peserta dalam dua uji coba vaksin virus corona terkemuka yang mereka rasakan setelah menerima suntikan. Demikian dikutip dari CNBC, Kamis (1/10).

Dalam wawancara, kelima peserta - tiga dalam studi Moderna dan dua dalam uji coba tahap akhir Pfizer - mengatakan mereka berpikir ketidaknyamanan itu sepadan untuk melindungi diri mereka dari virus corona. Empat dari mereka meminta untuk tidak diidentifikasi, tetapi CNBC meninjau dokumentasi yang memverifikasi partisipasi mereka dalam uji coba itu.

Walaupun gejalanya tidak nyaman, dan terkadang intens, sering hilang setelah satu hari, terkadang lebih cepat, menurut tiga peserta dalam uji coba Moderna dan satu di Pfizer serta orang yang dekat dengan peserta lain dalam uji coba Moderna.

Uji coba fase ketiga adalah langkah terakhir yang penting yang diperlukan untuk mendapatkan vaksin yang diizinkan untuk didistribusikan. Setidaknya 41 vaksin Covid-19 sedang dalam uji coba pada manusia di seluruh dunia, tetapi hanya empat kandidat yang didukung AS yang berada di fase tiga: Moderna, Pfizer, AstraZeneca, dan Johnson & Johnson. Pejabat kesehatan berharap memiliki setidaknya satu vaksin yang aman dan efektif pada akhir tahun ini.

Baca Selanjutnya: 'Buta Ganda'...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini