Penelitian: Virus Corona Varian Brasil P1 yang Bermutasi Bisa Lebih Berbahaya

Kamis, 15 April 2021 16:00 Reporter : Hari Ariyanti
Penelitian: Virus Corona Varian Brasil P1 yang Bermutasi Bisa Lebih Berbahaya Mengantre Berjam-jam Demi Oksigen di Brasil. ©2021 AFP/MARCIO JAMES

Merdeka.com - Virus corona varian Brasil P1, yang menjadi penyebab lonjakan Covid-19 mematikan di negara Amerika Latin itu, bermutasi dengan cara yang bisa membuatnya lebih mahir dalam menghindari antibodi, menurut para ilmuwan yang meneliti virus tersebut.

Penelitian yang dilaksanakan oleh lembaga kesehatan masyarakat Fiocruz terhadap varian yang beredar di Brasil menemukan mutasi di daerah ujung virus yang runcing yang digunakan untuk masuk dan menginfeksi sel.

Perubahan itu, kata para ilmuwan, bisa membuat virus lebih resisten terhadap vaksin, yang secara potensial bisa memperburuk keparahan wabah di negara paling padat di Amerika Latin itu.

“Kami yakin ini adalah mekanisme pelarian lain yang diciptakan virus untuk menghindari respons antibodi,” jelas salah satu penulis penelitian, Felipe Naveca, yang juga bagian dari Fiocruz di Manaus, di mana varian P1 diyakini berasal, dilansir Reuters, Kamis (15/4).

Naveca menyampaikan perubahan tampaknya mirip dengan mutasi varian Afrika Selatan yang lebih agresif, yang menurut penelitian menunjukkan beberapa vaksin secara substansial tak begitu manjur melawan varian ini.

“Ini secara khusus mengkhawatirkan karena virus terus berakselerasi dalam evolusinya,” imbuhnya.

Penelitian telah menunjukkan varian P1 ini 2,5 kali lebih menular daripada virus corona versi asli dan lebih resisten terhadap antibodi.

Pada Selasa, Prancis menghentikan semua penerbangan ke dan dari Brasil untuk mencegah penyebaran varian P1. Varian ini dengan cepat menjadi dominan di Brasil, dan diyakini menjadi faktor utama gelombang kedua wabah di negara itu, yang telah menewaskan 350.000 orang, jumlah kematian terbesar kedua di dunia setelah AS.

Baca Selanjutnya: Menurut Ester Sabino seorang ilmuwan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini