Penelitian Singapura: Setelah 11 Hari Pasien Covid-19 Sudah Tidak Lagi Menular

Senin, 25 Mei 2020 06:49 Reporter : Pandasurya Wijaya
Penelitian Singapura: Setelah 11 Hari Pasien Covid-19 Sudah Tidak Lagi Menular aktivitas pasien corona di rumah sakit darurat. ©2020 AFP PHOTO/STR

Merdeka.com - Para peneliti dari Pusat Nasional Penyakit Menular Singapura (NCID) dan Akademi Penyakit Menular dan Pengobatan Kedokteran dua hari lalu merilis makalah yang menyatakan, setelah 11 hari pasien Covid-19 tidak lagi menularkan penyakitnya. Itu berarti mereka bisa dipulangkan dari rumah sakit.

Singapura selama ini membolehkan pasien Covid-19 pulang setelah dua kali tes swab negatif. Namun hasil penelitian para ahli itu memperlihatkan meski pasien kemungkinan masih positif saat dites, itu "tidak berarti mereka masih bisa menulari penyakitnya atau virusnya masih aktif".

Hal itu karena tes hanya mendeteksi genom virus, tapi tidak memperlihatkan keseluruhan bagian virus atau virus secara utuh tidak bisa lagi menulari orang lain.

Dikutip dari laman the Straits Times, Sabtu (23/5), para peneliti mengatakan makalah mereka ini bisa membuat pemerintah mengubah syarat untuk memulangkan pasien.

Namun keputusa untuk mengubah syarat kepulangan pasien ini harus berdasarkan Kementerian Kesehatan (MOH) yang sudah diberitahu soal penelitian ini beberapa hari lalu.

"Kementerian Kesehatan akan mencermati pernyataan dan mengevaluasi bagaimana kita bisa menyesuaikan dengan hasil temuan terbaru tentang masa penularan pasien Covid-19 untuk rencana manajemen perawatan pasien."

Baca Selanjutnya: Hasil penelitian 87 dokter ahli...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini