Penelitian Israel: Suntikan Pertama Vaksin Pfizer-BioNTech 85 Persen Efektif

Jumat, 19 Februari 2021 16:03 Reporter : Pandasurya Wijaya
Penelitian Israel: Suntikan Pertama Vaksin Pfizer-BioNTech 85 Persen Efektif PM Benjamin Netanyahu Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Israel. ©REUTERS/Amir Cohen/Pool

Merdeka.com - Suntikan pertama vaksin COVID-19 dari Pfizer-BioNTech dinyatakan 85 persen efektif berdasarkan hasil kajian pada petugas kesehatan di Israel yang dipublikasikan dalam jurnal medis terkemuka, The Lancet.

Riset tersebut melibatkan lebih dari 7.000 petugas kesehatan yang divaksin di Pusat Pengobatan Sheba di Israel. Para peneliti menemukan adanya penurunan COVID-19 yang bergejala sebesar 85 persen dalam 15 hingga 28 hari setelah petugas kesehatan disuntikkan vaksin.

Sementara untuk infeksi secara keseluruhan, termasuk pasien tanpa gejala, angkanya menurun sebesar 75 persen.

Dalam sebuah keterangan melalui survel, Pfizer menyebut bahwa pihaknya menanti data komprehensif (real world data) dari Israel serta negara lainnya untuk memahami dampak penggunaan vaksin buatannya melawan COVID-19 dengan berbagai varian yang muncul.

Publikasi The Lancet muncul sehari setelah peneliti Kanada menyatakan bahwa dosis kedua vaksin Pfizer yang tertunda dapat memberikan perlindungan tingkat tinggi dari suntikan pertama--dalam rangka meningkatkan jumlah orang yang mendapatkan vaksin. [pan]

Baca juga:
Pria Denmark Dipenjara 4 Bulan karena Batuk Sambil Teriak "Corona" di Depan Polisi
Penelitian Jepang: Antibodi Virus Corona Bertahan 3-6 Bulan
Israel Halangi Pengiriman Vaksin Sputnik V Rusia ke Jalur Gaza
Varian Baru Virus Corona Muncul Lagi di Inggris
Bill Gates Sebut Mengatasi Covid Jauh Lebih Mudah Daripada Perubahan Iklim
Jarum Suntik Langka di Jepang, Vaksinasi Covid-19 Terhambat
Saudi Perpanjang Pembatasan Covid-19 Sampai 20 Hari, Bioskop Hingga Mal Ditutup
China Berperan dalam Penyebaran Informasi Konspirasi Covid-19
Kasus Pertama Virus Corona Varian Inggris Ditemukan di Kamboja
Israel Temukan Kasus Covid-19 dengan Gejala Turun 94 Persen karena Vaksin Pfizer
Klaim Vaksinasi Covid-19 Mempengaruhi Kesuburan Tidak Terbukti

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini