Pencarian belum berhasil, keluarga 44 awak kapal selam Argentina putus asa

Kamis, 23 November 2017 13:15 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Pencarian belum berhasil, keluarga 44 awak kapal selam Argentina putus asa kapal selam argentina buatan jerman. ©AP

Merdeka.com - Keluarga korban 44 awak kapal selam Argentina yang hilang di Atlantik Selatan sepekan lalu mengaku frustrasi terhadap usaha penyelamatan. Harapan mereka agar petugas penyelamat bisa menemukan 44 anggota awak kapal tersebut mulai memudar.

Cadangan oksigen kapal selam ARA San Juan hanya bisa bertahan sampai tujuh hari, atau hingga hari Rabu pagi. Mereka berharap agar kapal selam tersebut mampu mengisi kembali pasokan oksigennya dengan naik ke permukaan.

Kapal selam ARA San Juan berangkat dari Patagonia menuju Mar del Plata di Provinsi Buenos Aires pekan lalu. Menurut juru bicara Angkatan Laut Kapten Enrique Balbi dalam wawancara di stasiun televisi, kapal selam itu melakukan kontak radio terakhir pada Rabu pekan lalu.

Helena Alfaro hanyalah salah satu dari sekian banyak anggota keluarga yang berkumpul di pangkalan angkatan laut Mar del Plata, di mana kapal selam tersebut awalnya dijadwalkan tiba pada hari Senin, seperti dilansir dari The Guardian, Kamis (23/11).

"Saya merasa seperti sedang menunggu mayat," kata Alfaro, saudara perempuan Cristian Ibaez, seorang petugas radar di kapal selam yang hilang itu.

Alfaro juga mengeluh ke jaringan berita TN, terkait lamanya penundaan angkatan laut Argentina dalam memberitahu presiden, Mauricio Macri, bahwa mereka telah kehilangan kontak dengan kapal selam tersebut.

Kepala Angkatan Laut membenarkan penundaan tersebut. Mereka mengatakan protokol militer menyarankan waktu tunggu selama 48 jam sebelum memulai usaha pencarian kapal selam yang hilang di laut.

"Saya merasa seperti sedang terbangun, begitulah yang saya rasakan. Saya juga merasa waktu berlalu dan waktu sangat penting. Saya sangat sedih dengan keputusan yang diambil. Mengapa begitu banyak protokol? Apakah protokol akan membawa mereka kembali?" kata Alfaro sambil menangis. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Argentina
  2. Kapal
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini