KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Pemimpin masjid Belanda serukan toleransi terhadap Yahudi

Sabtu, 2 Agustus 2014 15:06 Reporter : Vincent Asido Panggabean
Kaparot Yahudi. istimewa ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Di saat ketegangan meningkat di Timur Tengah terkait perang di Gaza, dewan masjid di Belanda menyerukan toleransi dari para jamaahnya, khususnya kepada warga Yahudi, yang merupakan Ahli Kitab. Ini menurut majalah mingguan Belanda Elsevier. 

Dewan Masjid dan Perhimpunan Masjid Maroko di Belanda menyatakan keprihatinannya tentang insiden terjadi baru-baru ini terkait anti-Semitisme yang kemungkinan besar terhubung kepada emosi yang memuncak tentang konflik Gaza saat ini, seperti dilansir situs the Huffington Post, Jumat (1/8). 

Seorang juru bicara untuk dewan masjid mengatakan kepada Elsevier mereka tidak berusaha untuk melarang mengkritik Israel. 

Namun, kritikan itu seharusnya tidak menjadi lisensi untuk melakukan tindakan anti-Semitisme atau anti-Islam. Menurut NL Times, Dewan Masjid merupakan sebuah koalisi dari masjid-masjid Turki. 

"Semua masjid di Belanda sepakat tentang tindakan yang akan berbicara kepada hubungan persaudaraan antara Islam dan Yahudi, Alquran dan Taurat," ujar juru bicara Dewan Masjid kepada NL Times.

Hubungan antar agama di seluruh dunia sedang tegang akibat konflik saat ini. Pegiat lintas agama Imam Shamsi Ali mengatakan kepada the Huffington Post bahwa situasi saat ini di Israel dan Palestina merupakan tantangan nyata untuk dialog.  [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Belanda
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.