Pemilik Tanah di Maroko Tolak Bangunannya Disewa untuk Kantor Perwakilan Israel

Minggu, 13 Juni 2021 22:11 Reporter : Hari Ariyanti
Pemilik Tanah di Maroko Tolak Bangunannya Disewa untuk Kantor Perwakilan Israel Chefchaouen, Maroko. ©iStockphoto

Merdeka.com - Hampir enam bulan sejak ditugaskan di Maroko, kepala perwakilan Israel di negara Afrika Utara itu masih bekerja dari hotel, karena dia masih berusaha menemukan bangunan untuk kantornya.

David Govrin diangkat sebagai kepala kantor penghubung Israel di Maroko pada Januari setelah Rabat menormalisasi hubungan dengan Israel tahun lalu, menjadi negara Arab keempat yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dalam dua tahun terakhir. Uni Emirat Arab dan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel pada September tahun lalu, sementara Sudan menyusul awal tahun ini.

Sebagai imbalannya, pemerintahan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sepakat untuk mengakui klaim Maroko atas wilayah Sahara Barat yang diperebutkan.

Menurut laporan media di Maroko termasuk Israel, orang-orang di ibu kota negara Rabat menolak menyewakan bangunannya pada perwakilan Israel.

“Agen yang disewa untuk mencari akomodasi untuk Govrin menemukan tempat tinggal yang sesuai di kompleks perumahan di daerah kelas atas di Rabat, dan Govrin setuju dan berpikir bahwa flat tersebut memiliki langkah-langkah keamanan yang diperlukan,” situs web lokal Assahifa melaporkan pekan lalu, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (13/6).

“Namun, masalahnya pemiliknya dengan tegas menolak untuk menyewakan properti mereka kepada diplomat Israel segera setelah mereka tahu siapa dia.”

Surat kabar itu mengutip sumber Maroko yang mengatakan hal yang sama telah terjadi "di kompleks perumahan lain di daerah itu".

Govrin, mantan duta besar untuk Mesir, masih tinggal di hotel.

Pengumuman normalisasi dengan Israel pada Desember lalu memicu kecaman di Maroko, di mana digelar beberapa unjuk rasa menentang langkah tersebut.

Maroko menanggapi kritik dengan mengatakan hubungan negara kerajaan itu dengan Israel “telah normal”, dan langkah itu sama dengan "memulai kembali" hubungan. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Israel
  3. Maroko
  4. Ragam Konten
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini