Pemerkosa Dokter Hewan di India Mengaku Pernah Perkosa & Bakar Sembilan Perempuan

Rabu, 18 Desember 2019 16:11 Reporter : Hari Ariyanti
Pemerkosa Dokter Hewan di India Mengaku Pernah Perkosa & Bakar Sembilan Perempuan Terorisme pemerkosaan, protes kasus pemerkosaan di India. ©A. Fadnavis/Reuters

Merdeka.com - Penyidik yang manangani kasus pemerkosaan dan pembunuhan dokter hewan di Hyderabad, India akhir November lalu mengatakan dua dari empat pelaku mengaku memperkosa dan membakar sembilan perempuan lainnya. Keempat pelaku; Mohammed Areef, J Naveen, J Shiva, dan Ch Chennakeshavulu - ditembak mati di pinggiran kota Hyderabad ketika mencoba menyerang polisi saat olah TKP.

Tim dari Kepolisian Hyderabad saat ini berada di Karnataka untuk mengumpulkan bukti dari sembilan kasus tersebut yang diduga terjadi di wilayah perbatasan Telangana-Karnataka.

"Begitu kami menangkap mereka, kami mulai menelusuri perannya dalam 15 kasus pemerkosaan dan pembakaran perempuan di jalan raya Telangana dan Karnataka. Dua pelaku, Areef dan Chennakeshavulu, mengakui sembilan kejahatan pemerkosaan dan pembunuhan," kata pejabat polisi senior pada Selasa, dilansir dari Times of India, Rabu (18/12).

"Kami memverifikasi setiap kasus dan oleh karena itu tim dikirim ke sejumlah lokasi," lanjutnya.

Pernyataan polisi muncul di saat Mahkamah Agung menunjuk tiga anggota komisi yang dipimpin pensiunan hakim VS Sirpurkar menyelidiki kasus tersebut.

Polisi menyampaikan kepada Times of India bahwa Areef dan Chennakeshavulu melakukan aksinya di jalan raya di wilayah Sangareddy, Rangareddy, Mahbubnagar di Telangana dan perbatasan kota di Karnataka. Penyidik mencoba memperkuat pengakuan pelaku bertumpu pada penelusuran lokasi menara telepon seluler kedua pelaku dan TKP pembunuhan.

"Keduanya mengaku mereka memperkosa banyak perempuan, termasuk PSK dan transgender, di jalan raya. Tapi mereka mengaku sembilan kasus dimana mereka membunuh dan membakar korbannya seperti si dokter hewan," kata polisi.

1 dari 1 halaman

Polisi Tembak Empat Pelaku

Polisi pada Jumat (/12) menembak mati empat pelaku pemerkosaan massal dan pembunuhan dokter hewan di India selatan. Aksi polisi itu menarik pujian dan kecaman atas kasus yang memicu protes di seluruh negeri.

Sekitar pukul 03.00 pada Jumat, polisi membawa pelaku, yang belum secara resmi didakwa dengan aksi kejahatan ke TKP dimana pemerkosaan dan pembunuhan terjadi dan ke lokasi di bawah jembatan dimana tubuh perempuan tersebut dibakar, kata komisaris polisi setempat, VC Sajjanar.

Polisi membawa pelaku untuk membantu menemukan barang bukti, termasuk ponsel korban.

"Pelaku merebut senjata dari polisi yang membawa mereka ke sana dan mulai menembak," kata Sajjanar dalam konferensi pers, dilansir dari laman The Associated Press, Senin (9/12).

"Meskipun petugas kami menahan diri dan meminta mereka menyerah, tanpa mendengarkan kami mereka terus menembak dan menyerang kami," jelasnya, menambahkan polisi balas menembak dan menewaskan pelaku.

Kematian perempuan tersebut adalah kasus kekerasan seksual mengerikan terbaru yang membuat marah publik India. Kasus semacam ini terus berulang kendati ada upaya untuk memperberat hukuman untuk kejahatan semacam itu. Beberapa advokat mengatakan upaya-upaya itu gagal mencegah predator seksual. [pan]

Baca juga:
Terpidana Pemerkosa di India Minta Tak Dihukum Gantung Karena Polusi Bisa Membunuhnya
Negara dengan Kasus Pemerkosaan Tertinggi di Dunia, India Tak Masuk 10 Besar
Pemerkosaan Makin Marak di India,
Polisi Tembak Mati Empat Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India
Korban Pemerkosaan yang Dibakar di India Utara Meninggal

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini