Pemerintahan Trump Dituduh Ingkar Janji Soal Penyediaan Vaksin Covid-19

Minggu, 17 Januari 2021 12:05 Reporter : Pandasurya Wijaya
Pemerintahan Trump Dituduh Ingkar Janji Soal Penyediaan Vaksin Covid-19 penelitian vaksin corona di as. ©2020 REUTERS/Bing Guan

Merdeka.com - Pemerintahan Presiden Donald Trump dituduh melakukan penipuan pada janjinya untuk segera mendistribusikan jutaan dosis vaksin Covid-19 dari persediaan yang disebutkan menteri kesehatan Amerika Serikat, yang ternyata tidak ada.

Dilansir dari Antara, Sabtu (16/1), sejumlah gubernur negara bagian di AS Jumat lalu menyatakan kekecewaan mereka setelah mengetahui tidak ada persediaan vaksin, yang sebelumnya dijanjikan oleh Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar sebagai cadangan untuk membantu memacu peluncuran dosis pertama kepada mereka yang paling membutuhkan vaksin.

"Tadi malam saya menerima berita yang menggelisahkan, dikonfirmasi kepada saya secara langsung oleh Jenderal (Gustave) Perna dari Operation Warp Speed: negara bagian tidak akan menerima peningkatan pengiriman vaksin dari pasokan nasional minggu depan, karena tidak ada cadangan dosis (di pemerintah) federal," kata Gubernur Oregon Kate Brown melalui Twitter.

"Ini adalah penipuan dalam skala nasional," Brown menambahkan.

Harian The Washington Post melaporkan pada Jumat bahwa pemerintah federal kehabisan cadangan vaksinnya pada akhir Desember dan tidak memiliki cadangan dosis yang tersisa.

Gubernur California Gavin Newsom, yang muncul di Stadion Dodger di Los Angeles untuk pembukaan pusat inokulasi massal, mengatakan Azar dan Wakil Presiden Mike Pence --pada konferensi virtual minggu ini dengan para gubernur-- telah berkomitmen untuk merilis cadangan vaksin, yang menurut Newsom termasuk dari 50 juta dosis yang disimpan di Michigan.

"Dan kemudian kami membaca, seperti orang lain, bahwa mereka telah mengingkari itu, atau karena alasan apa pun tidak dapat mendistribusikannya," kata Newsom.

Baca Selanjutnya: Komentar Brown dan Newsom digaungkan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini