Pemerintah AS pindahkan tahanan penjara Guantanamo ke Arab Saudi

Kamis, 3 Mei 2018 11:44 Reporter : Farah Fuadona
Pemerintah AS pindahkan tahanan penjara Guantanamo ke Arab Saudi Bendera AS. REUTERS/Bob Strong

Merdeka.com - Seorang tahanan di pusat penahanan Guantanamo telah dikirim kembali ke negara asalnya Arab Saudi. Pentagon mengumumkan pengalihan Ahmed Mohammed al-Darbi, Rabu waktu setempat, dikutip dari laman ABC, Kamis (3/5).

Langkah ini menjadi yang pertama dalam Pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memindahkan seorang narapidana dari penjara militer yang berada di Teluk Guantanamo, Kuba.

Al-Darbi mengaku bersalah atas aksi penyerangan kapal tanker minyak berbendera Prancis, MV Limburg pada 2002.

Dia dihukum selama 13 tahun, terhitung sejak 2014, atas penyerangan yang berafiliasi dengan al-Qaida, dan akan menjalani sisa hukumannya dalam program rehabilitasi di Saudi.

Penasihat hukumnya, Ramzi Kassem, mengatakan pemindahan itu adalah penantian panjangnya selama 16 tahun hidup secara menyakitkan.

Al-Darbi ditangkap di bandara di Baku, Azerbaijan, pada Juni 2002 dan dibawa ke pangkalan AS di Bagram, Afghanistan.

Pengalihannya menyisakan 40 orang tahanan di Guantanamo, yang terdiri dari lima orang menghadapi persidangan komisi militer karena diduga mendukung serangan teroris 11 September 2001 dan satu lagi dituduh melakukan serangan terhadap kapal militer USS Cole pada bulan Oktober 2000 di Yaman. [frh]

Baca juga:
Trump perintahkan penjara Teluk Guantanamo tetap dibuka
Empat narapidana ini menolak dibebaskan dari penjara
Keindahan lukisan karya para napi Penjara Guantanamo
Jika Guantanamo ditutup, nasib napi teroris asal WNI tak jelas
Guantanamo ditutup, Hambali akan dipulangkan ke Indonesia?
Tentara AS khawatir dipaksa langgar HAM jika Trump jadi presiden

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini