Pegiat perempuan demo telanjang dada di depan masjid di Eropa

Reporter : Pandasurya Wijaya | Jumat, 5 April 2013 11:03
Pegiat perempuan demo telanjang dada di depan masjid di Eropa
Pegiat Femen di Berlin. ©Al Arabiya

Merdeka.com - Sejumlah pegiat perempuan Femen berunjuk rasa telanjang dada di depan masjid-masjid dan kedutaan Tunisia di Eropa kemarin. Mereka menentang pengekangan terhadap hak-hak perempuan Islam di dunia Arab.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Jumat (5/4), para pegiat Femen itu menamakan aksi mereka Hari Jihad Telanjang Dada Internasional. Mereka menggelar demo itu di sejumlah ibu kota di Eropa seperti Berlin di Jerman, Kiev di Ukraina, dan Paris di Prancis.

Di dada mereka yang terbuka mereka menulis slogan "Telanjang dada menentang Islamisme."

"Kami bebas, kami bugil, ini hak kami, ini tubuh kami, ini aturan kami, dan tak seorang pun bisa memperalat agama, dan simbol suci lainnya untuk menganiaya perempuan dan menindas mereka," kata anggota Femen Alexandra Shevchenko di depan masjid di Berlin di tengah suhu udara yang hampir membeku.

Unjuk rasa itu khususnya menunjukkan aksi solidaritas terhadap pegiat perempuan Tunisia bernama Amina Tyler yang pernah mengunggah foto telanjang dadanya di laman Facebook. Amina kini terancam hukuman di negaranya.

"Kami akan berjuang menentang mereka. Payudara kami lebih kuat ketimbang batu-batu mereka."

[fas]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Jerman

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE