Pegang hewan di kebun binatang, bocah tiga tahun meninggal

Kamis, 20 Juli 2017 08:24 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Pegang hewan di kebun binatang, bocah tiga tahun meninggal kade dan kallan maresh. ©Mirror

Merdeka.com - Seorang bocah usia tiga tahun meninggal dan kakaknya yang masih lima tahun dalam keadaan kritis usai berjalan-jalan di kebun binatang. Kedua bocah ini memegang hewan ternak di kebun binatang.

Setelah diselidiki, Kade dan Kallan Maresh menderita kelainan ginjal akut usai terinfeksi bakteri E.coli.

Dilansir dari laman Mirror, Rabu (19/7), orangtua keduanya, Joe dan Tyffani Maresh dari Minnesota, Amerika Serikat, mengaku sangat sedih atas penyakit anaknya. Terlebih ketika anak bungsunya Kallan (3) meninggal dan sang kakak Kade (5) menjalani perawatan di rumah sakit.

Pejabat kesehatan menuturkan, hewan yang dipegang anak-anak itu baru saja dilepas dari kandang.

"Kade dan Kallan menderita sakit lantaran racun shiga yang memproduksi bakteri," seru ibu kedua anak tersebut dalam laman GoFundMe pada dua hari lalu.

"Kade menderita sakit sejak Minggu kemarin dan Kallan menyusul pada Senin harinya. Mereka tak berhenti muntah dan berak darah (muntaber)," lanjut dia.

Sang ibu menjelaskan, penyakit yang disebabkan bakteri ini disebut Sindrom Uremic Hemolytic (HUS) dan mempengaruhi sistem organ, dimulai dengan ginjal.

Setelah beberapa kali kunjungan ke klinik, keduanya dilarikan ke rumah sakit. Di sana mereka didiagnosa mengalami gagal ginjal akut.

"Racun dari bakteri itu tak hanya merusak ginjal Kallan, tapi juga sistem syarafnya. Otak dan jantungnya rusak. Gadis kecil manis kalah dalam pertempuran dan pergi ke surga tadi malam," ucap Tiffany.

"Kade masih terus berjuang. Racun tidak mencapai ke sistem sarafnya, namun ke kedua ginjalnya. Dia kini masih terus ditransfusi darah, cuci ginjal dan mungkin membutuhkan donor ginjal," sambung Tifanny.

Dalam laman GoFundMe, Tifanny meminta semua yang membaca memberikannya dukungan dan berdoa untuk kesembuhan anaknya.

"Mohon doanya untuk anak kami agar terus kuat dan berjuang melawan penyakitnya. Joe dan saya sangat tersiksa oleh kesedihan. Sungguh, melihatnya dalam kesakitan dan tidak bisa ditolong membuat hati kami hancur," tambahnya.

Berkat tulisannya di laman tersebut, per Selasa siang, bantuan untuknya mencapai USD 52.000 (setara Rp 692 juta). Netizen menyebutkan uang itu untuk membantu biaya perawatan Kade. [pan]

Baca juga:
Hidup merana bayi umur setahun menderita hydrocephalus

Tim dokter belum akan operasi Sulami 'manusia kayu'

34 Warga Gunungkidul terkena leptospirosis, 1 tewas

Kisah Nur Wahidah di Samarinda, 21 tahun lumpuh usai diimunisasi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini