Pecahkan Rekor, Ethiopia Tanam 353 Juta Pohon dalam 12 Jam

Kamis, 1 Agustus 2019 12:07 Reporter : Hari Ariyanti
Pecahkan Rekor, Ethiopia Tanam 353 Juta Pohon dalam 12 Jam Kawah hijau Dallol, Ethiopia. ©2014 Merdeka.com/www.topstravel.net

Merdeka.com - Ethiopia menanam lebih dari 353 juta pohon dalam 12 jam pada Senin, dimana pejabat meyakini aksi ini merupakan rekor dunia. Penanaman jutaan pohon merupakan bagian kampanye besar reboisasi hutan yang dinamakan 'Green Legacy', dipelopori Perdana Menteri Abiy Ahmed.

Jutaan warga Ethiopia di seluruh negeri diajak terlibat dalam aksi ini dan dalam enam jam pertama, cuitan Abiy Ahmed di Twitter menyebut sekitar 150 juta pohon telah ditanam.

"Kami telah berada di tengah jalan menuju tujuan kami," ujarnya dan mendorong warganya untuk melanjutkan aksi tersebut di jam-jam terakhir, sebagaimana dilansir dari CNN, Kamis (1/8).

Setelah 12 jam berakhir, Ahmed mengunggah kembali status di Twitter mengumumkan bahwa Ethiopia tak hanya mencapai target 'Green Legacy', tetapi juga melampauinya.

Menteri Inovasi dan Teknologi, Getahun Mekuria mencuit total bibit pohon yang telah ditanam sebanyak 353.633.660.

Aksi Senin mendorong penduduk di negara dengan populasi terbanyak kedua di Afrika itu menanam 200 juta pohon dalam sehari. Pada 2017, India pecahkan rekor dunia saat sekitar 1,5 juta relawan menanam 66 juta pohon dalam 12 jam.

Tujuan Ethiopia jauh lebih besar dari itu; kampanye penanaman pohon nasional bertujuan untuk menanam 4 miliar pohon selama musim hujan - antara Mei dan Oktober - menurut cuitan Ahmed pada Mei lalu.

Menurut Farm Africa, organisasi yang bergerak di bidang reboisasi hutan di Afrika Timur dan membantu petani keluar dari kemiskinan, luas lahan hutan di Ethiopia kurang dari 4 persen. Jumlah ini jauh berkurang dibandingkan akhir abad 19 yang mencapai 30 persen.

Negeri daratan itu juga terkena dampak perubahan iklim, dengan degradasi lahan, erosi tanah, penggundulan hutan, dan kekeringan yang terus berulang serta banjir parah yang memperburuk sektor pertanian. Sebanyak 80 persen populasi Ethiopia bergantung pada pertanian sebagai mata pencaharian. Pada 2017, Ethiopia bergabung dengan lebih dari 20 negara Afrika lainnya berjanji untuk mengembalikan 100 juta hektar lahan sebagai bagian dari Prakarsa Restorasi Bentang Alam Hutan Afrika. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini