Paus Fransiskus Serukan Para Orang Tua Tetap Dukung Anaknya yang Gay

Kamis, 27 Januari 2022 16:37 Reporter : Pandasurya Wijaya
Paus Fransiskus Serukan Para Orang Tua Tetap Dukung Anaknya yang Gay Paus Fransiskus Pimpin Misa Natal di Vatikan. ©2021 REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Merdeka.com - Paus Fransiskus menyatakan, orang tua dari anak-anak homoseksual tidak boleh mengutuk mereka, tetapi harus tetap mendukung mereka.

Pesan itu ia sampaikan ketika berbicara dalam audiensi mingguan pada Rabu, sehubungan dengan kesulitan yang mungkin dihadapi orang tua dalam membesarkan anak.

Isu-isu itu termasuk "orang tua yang melihat orientasi seksual yang berbeda pada anak-anak mereka dan bagaimana menangani ini, bagaimana menemani anak-anak mereka, dan tidak bersembunyi di balik sikap mengutuk," kata Fransiskus.

Dilansir dari Antara mengutip Reuters, Rabu (26/1), Paus sebelumnya mengatakan bahwa orang-orang homoseksual memiliki hak untuk diterima oleh keluarganya sebagai anak dan saudara.

Paus juga mengatakan bahwa meskipun Gereja Katolik tidak dapat menerima pernikahan sesama jenis, Gereja dapat mendukung undang-undang serikat sipil yang bertujuan memberikan hak bersama bagi pasangan sesama jenis di bidang pensiun dan perawatan kesehatan serta masalah warisan.

Tahun lalu, kantor doktrin Vatikan mengeluarkan sebuah dokumen yang mengatakan bahwa para imam Katolik tidak dapat memberkati pernikahan sesama jenis. Keputusan ini sangat mengecewakan bagi umat Katolik homoseksual.

Di beberapa negara, seperti Amerika Serikat dan Jerman, paroki dan para pastor telah mulai memberkati persatuan sesama jenis sebagai pengganti pernikahan, dan ada seruan bagi para uskup untuk secara de facto melembagakan persatuan tersebut.

Kaum konservatif di Gereja dengan 1,3 miliar umat itu mengatakan Paus Fransiskus---yang telah mengirim catatan penghargaan kepada para imam dan biarawati yang melayani umat Katolik homoseksual---memberikan sinyal yang beragam tentang homoseksualitas sehingga membingungkan sebagian umat beriman.

Bulan lalu, sebuah departemen Vatikan meminta maaf karena "menyakiti seluruh komunitas LGBTQ" dengan menghapus dari laman resminya tautan ke materi sumber dari kelompok advokasi hak-hak homoseksual Katolik dalam persiapan untuk pertemuan Vatikan pada 2023 tentang arah masa depan Gereja.

Gereja mengajarkan bahwa kaum homoseksual harus diperlakukan dengan hormat dan bahwa, meskipun tindakan sesama jenis adalah dosa, kecenderungan sesama jenis tidak. [pan]

Baca juga:
Cinta Sesama Jenis Berujung Pembunuhan Waria di Kemayoran Ditangkap
Pelaku Pembunuhan Sadis Cinta Sesama Jenis di Makassar Didakwa Pasal Berlapis
Sosok Sapir Barman, Wasit Transgender di Liga Primer Israel
Pakistan Resmikan Pusat Perlindungan Transgender di Islamabad

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini