Paus Fransiskus kritik kebijakan Trump soal imigrasi

Kamis, 21 Juni 2018 14:41 Reporter : Ira Astiana
trump dapat kue ulang tahun di singapura. ©Channel News Asia

Merdeka.com - Paus Fransiskus mengkritik kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin memisahkan keluarga imigran di perbatasan Meksiko. Menurutnya, populisme bukanlah jawaban atas masalah imigrasi di dunia.

"Pemisahan anak-anak dari orangtua mereka bertentangan dengan nilai-nilai di agama Katolik dan tidak bermoral. Masalah imigrasi memang tidak mudah, tetapi populisme bukanlah solusi," katanya melalui sebuah wawancara, dikutip dari Reuters, Kamis (21/6).

Pernyataan Paus merujuk pada kebijakan imigrasi yang dibuat Trump tanpa mempertimbangkan rasa toleransi. Pihak berwenang AS diketahui berencana untuk menuntut semua imigran yang tertangkap menyebrangi perbatasan Meksiko secara ilegal.

Selain itu, para imigran dewasa yang tertangkap akan dijebloskan ke penjara sementara anak-anak mereka aku dikirim ke tempat penampungan milik pemerintah.

Kebijakan ini telah menimbulkan kecaman dari publik dan AS sendiri dikecam oleh pihak internasional, terutama saat video anak-anak yang ditahan di rumah berlantai beton sambil menyuarakan tangis itu merebak di dunia maya.

Selain Paus, para Uskup Katholik AS bergabung dengan pemimpin agama lain di negara tersebut ikut mengutuk kebijakan tersebut. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini