Pasukan Eritrea Mulai Ditarik dari Wilayah Tigray Ethiopia

Minggu, 4 April 2021 15:11 Reporter : Hari Ariyanti
Pasukan Eritrea Mulai Ditarik dari Wilayah Tigray Ethiopia Anak-anak korban konflik Tigray. ©YASUYOSHI CHIBA/AFP

Merdeka.com - Pasukan Eritrea mulai ditarik dari wilayah Tigray, Ethiopia di utara, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri Ethiopia.

Pada Jumat, Amerika Serikat, Jerman, Prancis, dan negara anggota G7 lainnya menyerukan penarikan segera tentara Eritrea, disusul oleh proses politik yang dapat diterima seluruh rakyat Ethiopia.

Dalam jawaban yang dikeluarkan Sabtu malam melalui Kementerian Luar Negeri, Ethiopia mengatakan pernyataan para menteri luar negeri G7 belum mengakui langkah-langkah penting yang diambil untuk memenuhi apa yang dibutuhkan di kawasan tersebut.

“Pasukan Eritrea yang telah melintasi perbatasan ketika diprovokasi oleh TPLF sekarang mulai ditarik dan Pasukan Pertahanan Nasional Ethiopia telah mengambil alih menjaga perbatasan nasional,” jelasnya dalam sebuah pernyataan, dilansir Reuters, Minggu (4/4).

Pertempuran meletus di Tigray pada awal November setelah pasukan yang setia kepada partai yang berkuasa di sana - Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) - menyerang pangkalan militer di seluruh wilayah tersebut. Pada akhir November, pasukan federal menggulingkan TPLF dari ibu kota Mekelle dan pemerintah Ethiopia mengumumkan kemenangan.

Ribuan orang tewas dalam konflik tersebut, ratusan ribu orang terusir dari rumah mereka dan terjadi kekurangan makanan, air dan obat-obatan di wilayah tersebut. Pemerintah mengatakan sebagian besar pertempuran telah terhenti tetapi masih ada insiden penembakan.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan, akses penuh ke kawasan itu sekarang telah diberikan kepada organisasi kemanusiaan. Kementerian juga mengatakan penyelidikan bersama dengan para ahli eksternal atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia akan segera dimulai.

“Sementara pemerintah secara jujur menghargai ungkapan keprihatinan, jelas bahwa pasokan makanan dan bantuan obat-obatan harus menjadi inti dari ekspresi keprihatinan itu,” pungkasnya. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini