Pastor Amerika ini diduga bercinta dengan pelacur di kuburan

Selasa, 6 Agustus 2013 18:03 Reporter : Vincent Asido Panggabean
Pastor Arthur Coyle. bostonherald.com

Merdeka.com - Pastor Arthur Coyle, seorang pastor ternama dari Keuskupan Gereja Katolik Roma di Kota Boston, Negara Bagian Massachusetts, Amerika Serikat, ini dua hari lalu harus berurusan dengan polisi lantaran tertangkap tangan sedang bersama seorang pelacur. Dia dikenai pasal prostitusi.

Namun, polisi mengatakan Pastor Coyle mengaku tidak bersalah atas tuduhan itu dan memberikan uang jaminan Rp 5 juta kemarin di Pengadilan Distrik di Kota Lowell, Massachusetts, untuk biaya jaminan dari tindak perilaku seksual dengan biaya tambahan, seperti dilansir situs the Huffington Post, Selasa (6/8).

Polisi mengatakan Pastor Coyle ditangkap sekitar pukul 17.00 waktu setempat Ahad kemarin, setelah pastor 62 tahun itu diduga ditemukan sedang bersama seorang pelacur di bagian belakang sebuah pemakaman di Lowell.

Pelacur yang diduga bersama dengan Pastor Coyle adalah Siriwan Kongkaen (38 tahun). Dia sebelumnya kerap ditangkap polisi untuk kasus prostitusi dan pelanggaran terkait dengan narkotik, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail.

Menurut laporan polisi, sebelumnya Pastor Coyle memang telihat puluhan kali berada di kawasan tidak jauh dari situ, yang diketahui untuk menyewa pelacur.

Coyle adalah pastor keuskupan di Wilayah Merrimack. Ini berarti dia mengawasi beberapa paroki di daerah itu. Dia tinggal di Paroki Santa Rita di Kota Lowell.

Paroki merupakan komunitas yang dibentuk secara tetap dengan batas-batas kewilayahan tertentu dalam keuskupan.

Coyle ditahbiskan sebagai pastor pada 1977. Dia kemudian diangkat menjadi pastor keuskupan, yakni seorang pemangku jabatan tinggi dalam gereja, pada 2008. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Amerika Serikat
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.