Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Parlemen Jepang Sahkan UU Gratiskan Vaksin untuk Seluruh Warga

Parlemen Jepang Sahkan UU Gratiskan Vaksin untuk Seluruh Warga Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS

Merdeka.com - Gelombang terbaru kasus virus corona yang mulai pada November mirip dengan lonjakan kasus pada musim panas, yang dapat dikendalikan dengan adanya sedikit perubahan kebijakan. Tetapi kali ini pemerintah mengimbau agar mempersiapkan "skenario terburuk" karena kasus serius meningkat jauh melewati puncak musim panas.

"Kami merasa ada keterdesakan terkait fakta bahwa angka kasus serius naik hampir 500," jelas Menteri Kesehatan Jepang, Norihisa Tamura pada Selasa, dikutip dari South China Morning Post, Rabu (2/12).

Peningkatan ini membuat pemerintah berupaya memastikan ada cukup ranjang perawatan dan petugas medis di rumah sakit.

Wabah terbaru di Jepang utamanya terjadi di empat wilayah dengan populasi utama kaum metropolis; kota Sapporo di pulau utara Hokkaido; Aichi, kawasan industri di mana Toyota berada; Osaka; dan Tokyo.

Di wilayah tersebut, tempat tidur rumah sakit untuk kasus parah hampir habis. Dengan kapasitas Tokyo yang mendekati 50 persen, Pemerintah Tokyo akan meminta rumah sakit untuk menambah 50 tempat tidur untuk kasus-kasus serius.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan mengatakan dana vaksinasi gratis akan ditanggung pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah akan bertanggung jawab atas pemberian vaksin.

UU ini juga mengizinkan pemerintah untuk memberikan kompensasi kepada perusahaan swasta atas kerugian yang disebabkan masalah kesehatan akibat vaksinasi. Jepang telah mengontrak Moderna Inc untuk menyediakan vaksin, dan memiliki perjanjian dasar dengan AstraZeneca Plc dan Pfizer Inc.

Amankan Persediaan Vaksin

Dengan keseluruhan infeksi di Jepang mencapai 2.000 kasus per hari, pihak berwenang di seluruh negeri telah menyerukan periode tiga pekan upaya terkonsentrasi melawan virus. Di masing-masing dari empat area metropolitan, bar dan restoran diminta untuk tutup lebih awal.

"Tiga pekan ke depan adalah periode yang sangat penting," kata Perdana Menteri Yoshihide Suga kepada wartawan pada Jumat.

"Bersama-sama kita harus mengatasi peningkatan kasus ini.”

Sementara jumlah kematian di Jepang sejauh ini merupakan yang terendah di negara anggota G7, negara itu mengalami penurunan ekonomi terburuk pada kuartal April-Juni.

Suga berjanji untuk mengamankan dosis vaksin yang cukup untuk rakyatnya pada paruh pertama 2021 dan masih belum jelas apakah warga asing yang tinggal di Jepang juga akan menerima vaksinasi gratis.

Tidak semua warga negara Jepang antusias dengan imunisasi. Sebuah survei Ipsos pada Oktober menunjukkan 69 persen responden Jepang bersedia divaksinasi jika vaksin telah tersedia, dibandingkan dengan rata-rata global sebesar 73 persen.

(mdk/pan)
ATAU
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Kasus Covid-19 Muncul lagi, Sekda Jateng Sebut yang Terpapar Karena Belum Booster

Kasus Covid-19 Muncul lagi, Sekda Jateng Sebut yang Terpapar Karena Belum Booster

Terkait mobilisasi orang yang banyak berpotensi terjadi pada liburan Natal dan Tahun Baru, pemerintah belum mengeluarkan kebijakan pembatasan perjalanan.

Baca Selengkapnya
Penyebab Selesma dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai, Kenali Cara Mencegahnya

Penyebab Selesma dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai, Kenali Cara Mencegahnya

Selesma adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, seperti hidung dan tenggorokan.

Baca Selengkapnya
Sejarah 2 Maret: Kasus Pertama Virus Covid-19 di Indonesia

Sejarah 2 Maret: Kasus Pertama Virus Covid-19 di Indonesia

Pada tanggal 2 Maret 2020, Indonesia melaporkan kasus pertama virus Covid-19, menandai awal dari pandemi yang memengaruhi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Jokowi Tetapkan Hari Pemungutan Suara Pemilu 2024 pada 14 Februari Jadi Libur Nasional

Jokowi Tetapkan Hari Pemungutan Suara Pemilu 2024 pada 14 Februari Jadi Libur Nasional

Tujuannya untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

Baca Selengkapnya
Menkes Budi: Kasus Covid-19 di Indonesia Jelang Natal dan Tahun Baru 2024 Tak Mengkhawatirkan

Menkes Budi: Kasus Covid-19 di Indonesia Jelang Natal dan Tahun Baru 2024 Tak Mengkhawatirkan

Budi juga menganjurkan masyarakat untuk kembali menggunakan masker saat mengakses tempat-tempat yang rawan.

Baca Selengkapnya
Jokowi ke Menkes soal Kasus Covid-19: Amati Betul Secara Detail Perkembangannya Seperti Apa

Jokowi ke Menkes soal Kasus Covid-19: Amati Betul Secara Detail Perkembangannya Seperti Apa

Informasi Jokowi terima dari Menkes, kasus Covid-19 masih dalam kondisi yang baik meski memang ada kenaikan.

Baca Selengkapnya
WNI di Jepang Meninggal Dunia Akibat Covid-19

WNI di Jepang Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Warga negara Indonesia (WNI) berinisial SAP yang melewati izin tinggal (overstay) meninggal dunia di Rumah Sakit Sano Ishikai, Tochigi, Kamis (25/1).

Baca Selengkapnya
Jokowi Bakal Tambah Bantuan Beras ke Warga Prasejahtera Hingga Juni 2024 jika APBN Cukup

Jokowi Bakal Tambah Bantuan Beras ke Warga Prasejahtera Hingga Juni 2024 jika APBN Cukup

Jokowi menyerahkan bantuan pangan cadangan pangan pemerintah (CBP) kepada sejumlah penerima manfaat.

Baca Selengkapnya
Jokowi: 95 Persen Masyarakat Indonesia Sudah Punya BPJS, Tak Perlu Pusing Ongkos Berobat

Jokowi: 95 Persen Masyarakat Indonesia Sudah Punya BPJS, Tak Perlu Pusing Ongkos Berobat

Jokowi berharap, meski ke rumah sakit sudah gratis karena BPJS, namum diharapkan warga tetap menjaga kesehatan.

Baca Selengkapnya