Parlemen AS Janji Bakal Selidiki Polisi Setelah Penyerbuan Gedung Capitol

Kamis, 7 Januari 2021 15:45 Reporter : Hari Ariyanti
Parlemen AS Janji Bakal Selidiki Polisi Setelah Penyerbuan Gedung Capitol Kerusuhan di Gedung Capitol AS. ©2021 Ribuan pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang gedung parlemen, US Capi

Merdeka.com - Anggota parlemen berjanji melakukan investigasi penegakan hukum diterapkan saat penyerbuan Gedung Parlemen, Capitol, di Washington, DC pada Rabu. Ribuan pendukung Trump menerobos Capitol saat berlangsung rekapitulasi suara elektoral pilpres, sehingga terpaksa sidang ditunda dan sejumlah anggota Kongres dievakuasi.

Investigasi dilakukan untuk mempertanyakan apakah polisi kurang mempersiapkan diri sehingga membiarkan gerombolan pendukung Trump menduduki dan merusak gedung parlemen.

Kepolisian Capitol US yang bertugas menjaga Kongres, meminta bantuan penegak hukum lainnya untuk mengatasi massa yang memenuhi kompleks tersebut dan mengevakuasi anggota parlemen. Baik penegak hukum dan pendukung Trump menyemprotkan bahan kimia yang mengganggu selama berjam-jam saat parlemen diduduki sebelum dibersihkan pada Rabu malam.

Empat orang tewas, salah satunya seorang perempuan yang ditembak dan tewas di dalam Capitol. Tiga lainnya tewas setelah menderita "keadaan darurat medis" terkait penyerbuan tersebut. Demikian disampaikan Kepala Departemen Kepolisian Metropolitan kota, Robert Contee, dikutip dari AP, Kamis (7/1).

Polisi menyampaikan 52 orang ditangkap sampai Rabu malam, termasuk 26 orang di halaman Capitol. Contee mengatakan, sebanyak 14 anggota polisi terluka.

Anggota parlemen dan Kepala Komite Administrasi DPR, Zoe Lofgren, mengatakan penyerbuan itu meningkatkan perhatian masalah keamanan. Dia mengatakan, komitenya akan bekerjasama dengan pemimpin DPR dan Senat untuk mengkaji respons polisi dan kesiapannya.

Baca Selanjutnya: Polisi tidak siap...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini