Hot Issue

Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang Bernasib di Ujung Tanduk karena Menolak Takluk

Selasa, 13 Oktober 2020 07:35 Reporter : Hari Ariyanti
Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang Bernasib di Ujung Tanduk karena Menolak Takluk guru guru di hong kong ikut demo. ©Kim Hong-Ji/ Reuters

Merdeka.com - Menteri Pendidikan Hong Kong mengungkapkan lembaganya sedang memproses keluhan yang relatif serius terhadap para guru setelah lembaga itu melarang salah seorang yang dituduh menyebarkan separatisme di ruang kelas seumur hidup.

Tetapi Menteri Pendidikan Kevin Yeung Yun-hung pada Sabtu mengatakan, pihaknya belum mengambil keputusan tentang “satu atau dua” kasus luar biasa, dan apakah lembaganya juga akan mencabut registrasi guru atau semacam NIK seumur hidup.

Biro Pendidikan awal pekan ini mengatakan telah mencabut nomor terdaftar seorang guru di Sekolah Dasar Alliance di Kowloon Tong dan melarang guru itu menginjakkan kaki di sekolah mana pun di kota itu.

“Apakah para guru akan menghadapi pencabutan registrasi tergantung pada apa tanggapan mereka,” kata Yeung pada sebuah program radio, dilakutip dari South China Morning Post, Senin (12/10).

Sebaliknya, lanjutnya, kasus tersebut mungkin menyangkut kemampuan dan sikap, karena ia menuduh beberapa guru tidak profesional dalam mengajar.

Baca Selanjutnya: Kebebasan berpendapat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini