Pandemi Geser Kota-Kota di Eropa dari Peringkat Kota Paling Layak Huni di Dunia

Kamis, 10 Juni 2021 16:17 Reporter : Hari Ariyanti
Pandemi Geser Kota-Kota di Eropa dari Peringkat Kota Paling Layak Huni di Dunia Auckland. ©2014 Merdeka.com/GNS Science

Merdeka.com - Pandemi virus corona telah menggeser peringkat kota-kota paling layak huni di dunia, seperti ditunjukkan hasil sebuah penelitian yang dirilis pada Rabu. Berdasarkan hasil terbaru, kota-kota besar di Australia, Jepang, dan Selandia Baru melompat menggeser kota-kota di Eropa dari daftar kota paling layak huni di dunia.

Auckland di Selandia Baru menduduki puncak survei tahunan The Economist terkait kota-kota paling layak huni di dunia pada 2021, disusul Osaka dan Tokyo di Jepang, Adelaide di Australia, dan Wellington di Selandia Baru, yang semuanya memiliki respons cepat terhadap pandemi Covid.

"Auckland naik ke peringkat teratas karena pendekatannya yang berhasil dalam mengatasi pandemi Covid-19, yang memungkinkan masyarakatnya tetap terbuka dan kota ini mendapat skor yang kuat," jelas Economist Intelligence Unit, dikutip dari Al Arabiya, Kamis (10/6).

Sebaliknya, “Kota-kota Eropa bernasib sangat buruk di edisi tahun ini.”

“Wina, sebelumnya menjadi kota paling layak huni di dunia antara 2018-2020, jatuh ke peringkat 12. Delapan dari sepuluh penurunan terbesar dalam peringkat ini adalah kota-kota Eropa,” jelas hasil penelitian tersebut.

Penurunan terbesar secara keseluruhan di antara kota-kota Eropa adalah kota pelabuhan Hamburg di Jerman utara, yang turun 34 peringkat ke posisi 47.

Tren ini dimotivasi oleh “tekanan pada sumber daya rumah sakit” yang menurut penelitian meningkat di sebagian besar kota di Jerman dan Prancis dan mengakibatkan “skor layanan kesehatan yang memburuk.”

Menurut The Economist, tekanan pada sistem kesehatan Eropa juga berdampak pada budaya dan kelayakan hidup secara keseluruhan karena pembatasan pergerakan.

Kenaikan paling menonjol dicatat oleh Honolulu, Hawaii, di Amerika Serikat, yang berada di peringkat 14 dan naik dari peringkat 46 karena upaya penanganan pandemi dan program vaksinasi cepat.

Damaskus tetap menjadi kota di mana kehidupan paling sulit karena perang saudara yang sedang berlangsung di Suriah. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini