Pandemi Corona, Turki Pantau Ponsel Warga untuk Tegakkan Aturan Karantina

Kamis, 9 April 2020 11:10 Reporter : Pandasurya Wijaya
Pandemi Corona, Turki Pantau Ponsel Warga untuk Tegakkan Aturan Karantina Pemindahan masjid berusia 609 tahun di Turki. ©REUTERS/Sertac Kayar

Merdeka.com - Turki akan memantau ponsel warga yang didiagnosa positif corona untuk memastikan mereka tidak melanggar aturan karantina.

Kantor Direktorat Komunikasi Kepresidenan Turki kemarin menuturkan, pemerintah akan mulai melacak pergerakan warga dan mengirimi mereka pesan singkat dan menghubungi mereka jika mereka ketahuan meninggalkan rumah.

Dilansir dari laman Alarabiya, Kamis (9/4), warga akan diminta pulang ke rumah dan polisi akan menindak mereka yang masih saja melanggar aturan karantina. Peraturan di Turki membolehkan aparat memproses data individu tanpa perlu izin untuk tujuan tertentu.

Sejak kasus positif corona pertama muncul pada 11 Maret di Turki, angka kasus positif kini sudah melonjak menjadi 34.000 dengan 725 kematian hingga data dua hari lalu.

Pemerintah sudah mengambil tindakan tegas untuk membatasi kegiatan sosial warga, mengkarantina sejumlah kota, melarang jemaah di masjid, menutup sekolah, bar, dan restoran serta mengurangi perjalanan transportasi di dalam kota.

Baca Selanjutnya: Apa yang dilakukan Turki lewat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini