Pakistan Bantah Terlibat Serangan Bom Bunuh Diri di Kashmir

Sabtu, 30 Maret 2019 08:15 Reporter : Pandasurya Wijaya
Pakistan Bantah Terlibat Serangan Bom Bunuh Diri di Kashmir Konflik India-Pakistan. ©2019 REUTERS

Merdeka.com - Pakistan mengatakan telah menggelar penyelidikan awal dari dokumen yang diberikan India dalam insiden serangan bom bunuh diri di Pulwama di Kashmir yang memicu ketegangan kedua negara.

Hasil penyelidikan Pakistan menyimpulkan sejauh ini tidak ada kaitan antara Pakistan dengan serangan itu.

Kantor Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam pernyataan persnya kemarin mengatakan sudah ada 54 orang yang ditangkap, 22 lokasi diselidiki dan sejumlah nomor telepon dilacak dalam penyelidikan ini.

Pakistan juga mengatakan sudah menginformasikan hasil temuan ini kepada India sehari sebelumnya.

Ketegangan kedua negara memuncak bulan lalu ketika serangan bom bunuh diri di Pulwama menewaskan sedikitnya 40 aparat keamanan India.

India menuding Pakistan berada di balik serangan itu dan melancarkan serangan udara ke lokasi yang mereka sebut kamp pelatihan militan di Pakistan.

Pakistan mengatakan serangan udara itu mengenai hutan kosong. Tak lama kemudian Pakistan mengerahkan jet tempurnya untuk menyasar target militer India. Kedua negara lalu terlibat pertempuran udara yang membuat jet tempur India ditembak jatuh dan seorang pilot mereka ditangkap tentara Pakistan.

Dua hari kemudian pilot India itu dipulangkan dan ketegangan sedikit mengendur meski angkatan bersenjata kedua negara dalam siaga tempur.

Tak lama setelah serangan bom bunuh diri di Pulwama, sebuah video beredar memperlihatkan terduga pengebom bunuh diri Adil Dar, warga asal Kashmir yang berada di wilayah kekuasaan India. Dia mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dan bersumpah setia kepada kelompok militan Pakistan, Jaish-e-Muhammad (JeM).

Keluarga Dar mengatakan kepada Aljazeera, dia memutuskan mengangkat senjata setelah melihat tindakan keras aparat keamanan India yang menyasar orang muda yang melawan.

Pada 27 Februari lalu India menyerahkan sejumlah bukti dokumen kepada Pakistan tentang serangan bom bunuh diri itu setelah Perdana Menteri Imran Khan mengundang otoritas India untuk membagikan info intelijen soal serangan itu.

Dua hari lalu Pakistan mengatakan sudah menyelidiki bukti dokumen itu dan tidak menemukan ada kaitan antara Pakistan dengan serangan itu.

"Sudah 54 orang ditangkap dan diselidiki. Sejauh ini tidak ada hal yang mengaitkan mereka dengan serangan di Pulwama," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan.

"Begitu juga 22 lokasi yang dilaporkan India sudah diselidiki. Tidak ada yang namanya kamp pelatihan. Pakistan dengan senang hati mengizinkan India mendatangi lokasi-lokasi itu." [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini