Organisasi HAM: Aparat Iran Bunuh 92 Demonstran yang Protes Kematian Mahsa Amini

Senin, 3 Oktober 2022 12:57 Reporter : Hari Ariyanti
Organisasi HAM: Aparat Iran Bunuh 92 Demonstran yang Protes Kematian Mahsa Amini Demo protes kematian Mahsa Amini. ©2022 AFP

Merdeka.com - Sedikitnya 92 orang terbunuh di seluruh Iran saat dua pekan unjuk rasa memprotes kematian Mahsa Amini. Mahsa Amini (22) meninggal setelah ditangkap polisi syariat karena dianggap memakai jilbab dengan tidak patut.

Hal ini diungkapkan organisasi Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia pada Minggu. Dalam insiden terpisah, sedikitnya 41 orang dibunuh secara terpisah oleh aparat keamanan Iran saat bentrok pekan lalu di kota Zahedan di Provinsi Sistan-Baluchistan.

"Pembunuhan terhadap para pengunjuk rasa di Iran, khususnya di Zahedan, sama dengan kejahatan terhadap kemanusiaan," jelas Direktur IHR, Mahmood Amiry-Moghaddam, dikutip dari laman Al Arabiya, Senin (3/10).

"Komunitas internasional memiliki tugas untuk menyelidiki kejahatan ini dan mencegah kejahatan lebih jauh yang dilakukan Republik Islam (Iran)," lanjutnya.

Sebelumnya IHR menyebutkan 83 orang dikonfirmasi terbunuh saat unjuk rasa. Tapi pada Jumat, IHR juga menuding aparat keamanan melakukan kekerasan terhadap para pengunjuk rasa di Zahedan yang terjadi setelah salat Jumat.

Unjuk rasa di Zahedan dipicu oleh tudingan seorang kepala kepolisian di kota Chabahar, Provinsi Sistan-Baluchistan, memperkosa anak perempuan 15 tahun dari minoritas Sunni.

IHR mengatakan, identitas para korban tewas telah dikonfirmasi organisasi non pemerintah (NGO) di provinsi tersebut, Baluch Activists Campaign (BAC), artinya sedikitnya 133 orang terbunuh selama unjuk rasa di Iran.

Sementara itu pemerintah Iran mengatakan, lima anggota Garda Revolusi tewas di Zahedan yang disebut media pemerintah karena "insiden teroris". Media pemerintah melaporkan pada Sabtu, jumlah total korban tewas di kota itu sebanyak 19 orang.

Baca juga:
Perlawanan Kaum Hawa di Negeri Mullah, "Kita Menang karena Kita Benar"
CEK FAKTA: Benarkah Perempuan dalam Video ini adalah Mahsa Amini?
Protes Kematian Mahsa Amini, Perempuan di Suriah Potong Rambut dan Bakar Hijab
AS Izinkan Elon Musk Aktifkan Layanan Internet Satelit Starlink di Iran
AS Jatuhkan Sanksi untuk Polisi Syariat Iran Terkait Kematian Mahsa Amini
CNN Batalkan Wawancara dengan Presiden Iran karena Syarat Harus Pakai Jilbab

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Iran
  3. Demonstrasi
  4. Viral Hari Ini
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini