Orang Dalam Perusahaan Farmasi Semakin Kaya karena Perlombaan Global Vaksin Covid-19

Kamis, 12 November 2020 07:05 Reporter : Hari Ariyanti
Orang Dalam Perusahaan Farmasi Semakin Kaya karena Perlombaan Global Vaksin Covid-19 vaksin corona. ©REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

Merdeka.com - Kabar menggembirakan bagi dunia muncul ketika dua hari lalu vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal Amerika Serikat Pfizer yang bekerja sama dengan perusahaan Jerman BioNTech SE berhasil mencegah infeksi hingga lebih dari 90 persen dalam sebuah penelitian melibatkan puluhan ribu sukarelawan. Hasil ini adalah yang paling menjanjikan sejauh ini dalam upaya melawan virus corona.

Saham Pfizer langsung mengalami kenaikan sebesar 15 persen dalam pra-pasar trading. Kabar ini juga menambah nilai MSCI World Index dari Pfizer hingga lebih USD 500 miliar.

Di seluruh industri farmasi dan medis, eksekutif senior dan anggota dewan menghasilkan jutaan dolar setelah mengumumkan perkembangan positif, termasuk dukungan dari pemerintah, dalam upaya memerangi Covid-19.

Setelah pengumuman tersebut, orang dalam dari setidaknya 11 perusahaan - kebanyakan perusahaan kecil yang kekayaannya sering bergantung pada keberhasilan atau kegagalan satu obat - menjual saham senilai lebih dari USD 1 miliar sejak Maret, menurut angka yang dikumpulkan untuk The New York Times oleh Equilar, penyedia data.

Rejeki nomplok bagi para pengusaha ini menyoroti insentif keuangan yang kuat bagi pejabat perusahaan untuk menghasilkan berita utama positif dalam perlombaan vaksin dan pengobatan virus corona, bahkan jika obat-obatan itu mungkin tidak akan pernah berhasil.

Baca Selanjutnya: Hari pembayaran gaji...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini