Oktober paling menentukan

Kamis, 3 Oktober 2013 08:12 Reporter : Ardini Maharani
Gedung Putih Amerika Serikat. ©tandempost.com

Merdeka.com - Kebuntuan dalam menetapkan anggaran belanja negara Amerika Serikat masuk dalam tahap serius. Bahkan demi masalah ini Presiden Barack Hussein Obama membatalkan lawatannya ke beberapa negara Asia seperti Filipina dan Malaysia. Dia hanya mengutus Menteri Luar Negeri John Kerry memimpin delegasi ke dua negara itu.

Harian the New York Times melansir (2/10), setidaknya ada 10 lembaga pemerintahan yang tutup sebab ketidak jelasan susunan anggaran, meski sebagian masih ada yang buka. Situs pemerintahan, taman nasional, dan museum total tutup.

Tutupnya lembaga-lembaga ini lantaran kongres menolak memberikan anggaran pada pemerintah Obama. Sudah 800 pegawai negeri Amerika dirumahkan dan tidak mendapat gaji sebab kejadian ini.

Padahal hanya dua partai besar bercokol di parlemen Negara Adidaya itu. Namun jumlah hampir sama besar suara menyebabkan rancangan anggaran terkatung-katung. Sementara Parta Republik sebagai oposisi menilai Obama terlalu menghamburkan uang banyak terutama dana kemiliteran sehingga perlu memperketat anggaran.

Ini merupakan pertama kali dalam sejarah Amerika setelah 17 tahun. Sebab ini negara mengalami kerugian sekitar Rp 3,4 triliun per hari.

Namun ada hikmah di balik semua ini. Paling tidak sesama warga Amerika bahu membahu memperbaiki ekonomi negaranya termasuk menolong para pegawai tengah dirumahkan. Seorang pemilik restoran Z Burger bernama Peter Tabibian memberikan burger gratis pada para karyawan tidak mendapat gaji itu. Tawaran ini jelas menarik dalam kondisi karut marut penetapan anggaran tidak berujung. Meski demikian Tabibian jujur mengakui pihaknya akan merugi jika parlemen tidak mencapa kesepakatan anggaran dalam 20 hari.

Kongres harus serius dalam menangani permasalahan anggaran ini setidaknya hingga pertengahan Oktober. Jika tidak akan lebih banyak lagi kantor pemerintah yang tutup dan negara bisa mengalami kebangkrutan.

Bila ini terjadi, Amerika akan tergelincir menjadi negara memiliki ketidak stabilan ekonomi padahal sebelumnya mereka sangat kuat bahkan perusahaan swasta Negeri Paman Sam itu mampu bercokol di pelbagai negara sejagat. [din]

Topik berita Terkait:
  1. Amerika Serikat
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini