KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Obama pertimbangkan persenjatai kelompok oposisi Suriah

Selasa, 19 Februari 2013 22:05 Reporter : Vincent Asido Panggabean
Barack Obama. buzzbox.com

Merdeka.com - Pemerintah Amerika Serikat baru-baru ini dilaporkan mulai mempertimbangkan rencana untuk memberi bantuan persenjataan kepada kelompok oposisi Suriah lantaran situasi yang semakin memburuk di negara itu.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Selasa (19/2), sebelumnya Presiden Barack Hussein Obama menolak siapa saja yang ingin mempersenjatai kelompok oposisi dari pemerintahannya. Ini lantaran ada kekhawatiran senjata-senjata itu nantinya akan dipakai untuk menyerang kepentingan Israel.

Namun, dengan format pemerintah Negara Adidaya yang baru dan jumlah korban tewas akibat konflik berkepanjangan di Suriah yang saat ini mencapai 70 ribu jiwa, dorongan untuk mempersenjatai kelompok oposisi kemungkinan bisa saja terjadi.

"Namun ini bukan keputusan akhir," kata pejabat senior dari pemerintahan Obama tidak disebutkan identitasnya. "Dengan situasi yang terus berkembang dan kepercayaan diri kita yang juga semakin meningkat, kita mungkin akan mempertimbangkan kembali."

Menteri Luar Negeri Uni Eropa kemarin menyatakan pihaknya juga setuju untuk memberikan bantuan teknis buat perlindungan warga sipil Suriah. Namun, beberapa pengamat mengatakan Amerika Serikat memang harus mendorong hubungan dengan pasukan oposisi di Suriah.

Meskipun Gedung Putih menyatakan akan menolak untuk mengirimkan persenjataan, namun pemerintah Rusia dan Iran tetap tidak ragu-ragu mendukung rezim pemerintahan rezim Basyar al-Assad. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Barack Obama
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.