Nestapa warga Palestina setelah Trump rencanakan pindah kedutaan AS ke Yerusalem

Rabu, 16 Mei 2018 06:43 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Amerika Serikat memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv ke Yerusalem, Senin (14/5). Namun Presiden AS Donald Trump tak hadir dalam pembukaan kedutaan besar tersebut. Sebelum rencana ini terealisasi, sudah banyak pengorbanan warga Palestina mencegah pemindahan kedubes terjadi. Puluhan warga Palestina tewas setelah berunjuk rasa melawan tentara Israel.

Nestapa warga Palestina masih terus berlanjut, bahkan sampai Kedutaan AS dibuka di Yerusalem. Berikut potret kekejaman tentara Israel pada warga Palestina:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini