Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

NASA Sebut di Bulan Bisa Jadi Ada Kehidupan, Begini Penjelasannya

NASA Sebut di Bulan Bisa Jadi Ada Kehidupan, Begini Penjelasannya ilustrasi bulan. ©OldakQuill / Wikimedia Commons / Public Domain

Merdeka.com - NASA mengungkapkan terdapat kemungkinan keberadaan makhluk hidup lain selain manusia yang sudah ada lama di bulan.

Prabal Saxena, seorang peneliti untuk NASA, mengatakan "hasil penelitian sejauh ini mengungkap kemampuan bertahan beberapa mikroba di bulan; indikator terdapatnya makhluk hidup yang ada pada beberapa area tertentu di bulan."

Dilansir The Byte, Sabtu (10/6), penelitian ini menyiratkan astronot NASA yang pada tahun 2025 nanti akan mendarat di bulan bukanlah makhluk hidup yang pertama datang di bulan.

Kehidupan mikroba diduga dapat berkembang di kutub selatan bulan yang berkawah dan disinari matahari secara permanen, ungkap Friedrich Niche.

Hal ini menjadi semakin relevan, sebab NASA memiliki rencana untuk mendarat pada 13 lokasi di kutub selatan bulan melalui misi Artemis 3-nya.

Meninggalkan mikroba

Saxena dan timnya baru-baru ini menjabarkan presentasi pada sebuah lokakarya mengenai situs pendaratan potensial ini. Ia menegaskan pentingnya pertimbangan adanya kehidupan mikroba di bulan.

Terdapat kemungkinan lain, manusia meninggalkan beberapa mikroba lain pada misi pendaratan di bulan sebelumnya.

Ahli geokimia organik NASA, Goddard, mengungkapkan, "kami melihat manusia kemungkinan sebagai penyebab munculnya mikroba melalui data ekstensif kami mengenai riwayat eksplorasi bulan."

Singkatnya, kehidupan yang kini ada di bulan kemungkinan besar tersebar dari Bumi. Bagaimanapun, hal ini seharusnya tidak menyurutkan semangat untuk meneliti lebih dalam mengenai mikroba ini, sebab mereka memiliki implikasi yang sangat penting.

Reporter Magang: Qaulan Maruf Indra

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP