Mulai Tahun Baru Selandia Baru Buka Perbatasan Bagi Pengunjung yang Sudah Divaksin

Rabu, 24 November 2021 20:06 Reporter : Merdeka
Mulai Tahun Baru Selandia Baru Buka Perbatasan Bagi Pengunjung yang Sudah Divaksin covid-19 di selandia baru. ©Fiona Goodall/Reuters

Merdeka.com - Selandia Baru mengumumkan akan membuka kembali perbatasannya untuk pengunjung yang sudah divaksinasi pada awal 2022. Ini pertama kalinya sejak perdana menteri Jacinda Ardern mengumumkan penutupan mendadak pada bulan pertama pandemi Covid-19. Perbatasan Selandia Baru ditutup selama lebih dari satu setengah tahun.

Perbatasan awalnya akan dibuka untuk warga negara Selandia Baru dan pemegang visa yang datang dari Australia, kemudian dari seluruh dunia, dan akhirnya untuk semua pengunjung yang divaksinasi mulai akhir April. Mereka masih harus isolasi mandiri di rumah selama seminggu, tetapi tidak lagi harus melewati fasilitas isolasi yang mahal dan sangat terbatas di negara itu.

"Menutup perbatasan adalah salah satu langkah pertama yang kami ambil untuk menjaga negara kami aman dari Covid-19 dan itu akan menjadi salah satu hal terakhir yang kami lakukan dalam membuka diri," kata Menteri Penanggulangan Covid, Chris Hipkins.

"Kami tahu pembatasan internasional yang kami lakukan menyulitkan bagi banyak orang."

Sementara itu berita tentang pembukaan kembali perbatasan akan sangat melegakan bagi banyak warga Selandia Baru di luar negeri yang telah terdampar hampir sepanjang tahun lalu.

Bagi banyak orang, dikurung di luar negeri telah menyebabkan banyak korban finansial, emosional dan psikologis. Matt Hipkins, seorang warga Selandia Baru di Hong Kong dan anggota kelompok advokasi Grounded Kiwis, mengatakan dia kewalahan dengan pengumuman tersebut.

"Terpisah dari keluarga, tanpa akhir yang jelas, pengumuman ini membuat saya menangis," katanya.

Sementara yang lain memakai media sosial untuk merayakannya. "Orang-orang di kantor kami benar-benar menangis dengan air mata kebahagiaan. Berkumpul kembali dengan keluarga! Aku akan melihat ibuku lagi!” cuit Pollyanne Peña.
Peña mengatakan ibunya tinggal di Melbourne, dan selama setahun terakhir telah melewatkan masa-masa penting cucunya tumbuh dewasa.

2 dari 2 halaman

Chris Hipkins membela keputusan pemerintah untuk tidak membuka kembali perbatasan sebelum Natal.

"Akan terus ada pandemi global dengan kasus melonjak di Eropa dan bagian lain dunia, jadi kita harus sangat berhati-hati saat membuka kembali perbatasan."

"Beberapa orang dan bisnis ingin kami mulai buka sebelum Natal, dan itu bisa dimengerti, tetapi yang lain ingin kami lebih berhati-hati. Kami mengakui ini sulit tetapi akhir dari perjalanan yang sangat dibatasi sekarang sudah di depan mata," jelas Hipkins.

Perbatasan akan dibuka secara bertahap. Hipkins mengatakan warga Selandia Baru yang divaksinasi lengkap dapat melakukan perjalanan ke Selandia Baru dari Australia tanpa harus menjalani isolasi mulai Senin 17 Januari. Mereka dapat datang dari seluruh negara lain mulai Senin 14 Februari 2022. Setelah itu, orang yang divaksinasi lengkap, termasuk turis internasional, akan dapat melakukan perjalanan ke Selandia Baru mulai akhir April.

Reporter Magang: Ramel Maulynda Rachma [pan]

Baca juga:
Pakar Penyakit Menular AS: Warga yang Sudah Divaksin Harus Disuntik Booster Covid-19
AS Keluarkan Peringatan Covid-19 Agar Warga Hindari Kunjungan ke Denmark dan Jerman
Selandia Baru Cabut Pembatasan dan Mulai Hidup Berdampingan dengan Virus Corona
Pria China Dipenjara 2 Tahun karena Sebabkan 488 Orang Positif Covid-19
Penelitian: Bakteri Non-Aktif Mampu Kurangi Potensi Kematian Akibat Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini