Mirip Indonesia, Beijing tahun ini alami bencana asap terburuk

Rabu, 2 Desember 2015 10:24 Reporter : Ardyan Mohamad
Mirip Indonesia, Beijing tahun ini alami bencana asap terburuk Bencana asap di Ibu Kota Beijing, China. ©2015 REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Merdeka.com - Ibu Kota Beijing, China, lima hari terakhir mengalami bencana asap yang memburuk setiap hari. Kepekatan polusi di Beijing tercatat 20 kali lipat melebihi batas aman boleh dihirup manusia, sesuai standar badan Kesehatan Dunia (WHO).

Tragisnya, kepekatan asap di Beijing dan beberapa kota besar lain memburuk hanya sehari setelah Presiden Xi Jinping bertolak ke Paris, Prancis, mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim yang digelar PBB.

USA Today melaporkan, Rabu (2/12), situasi semakin parah dua hari terakhir. Ratusan sekolah diliburkan mulai kemarin karena tidak aman bagi murid berada di luar ruangan. Status kota berpenduduk 20 juta jiwa itu sekarang 'waspada oranye', artinya membahayakan kesehatan.

Warga Beijing bernama Wang Shujun mengaku seumur hidupnya, baru kali ini mengalami bencana asap sedemikian buruk. "Beberapa hari ini saya tidak pernah lagi melihat langit bersih. Polusi membuat langit hitam pekat," ujarnya.

bencana asap di beijing

Bencana asap di Beijing ©2015 Merdeka.com

Selain Beijing, kota-kota di kawasan Timur Laut China turut mengalami polusi parah. Tingkat polusi disinyalir melebihi 976 mikrogram per meter kubik partikulat di udara. Padahal batas aman adalah 75 mikrogram.

Pemerintah China menyalahkan konsumsi batu bara industri dan rumah tangga sebagai biang keladi. Batu bara banyak digunakan dua bulan terakhir karena musim dingin mencapai puncaknya. Masalahnya, angin di seantero China sedang tak banyak bertiup. Asap pun mengumpul di kawasan penghasil polusi.

Tiga hari terakhir, pemerintah China melarang truk besar lalu lalang di jalanan. Setidaknya 2.100 pabrik diminta meliburkan operasi untuk mengurangi polusi. China adalah produsen emisi gas karbon terbesar sedunia. Aktivitas pabrik maupun tambang tak ramah lingkungan di Negeri Tirai Bambu saban tahun melepaskan 6 miliar meter kubik emisi ke udara, mempercepat perubahan iklim.

Kondisi bencana asap di China saat ini menyerupai terjangan asap serupa tiga tahun lalu. Dengan demikian, Beijing mengikuti jejak Palangkaraya dan Riau, yang mengalami kepekatan asap parah akibat pembakaran hutan dua bulan lalu. Kabut asap di indonesia tahun ini adalah yang terparah sepanjang masa, jauh lebih buruk dibanding 1997.

[ard]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. China
  3. Kabut Asap
  4. Pemanasan Global
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini