Militer Korea Selatan Minta Maaf Setelah Bikin Panik Warga karena Rudal Meledak

Merdeka.com - Militer Korea Selatan meminta maaf setelah bikin panik warga kota Gangneung setelah gagal meluncurkan rudal balistik pada Rabu (5/6). Rudal tersebut jatuh ke darat dan meledak.
Penembakan rudal dilakukan dalam rangka latihan perang bersama Korea Selatan dan Amerika Serikat. Latihan bersama dilakukan untuk menanggapi penembakan rudal balistik jarak menengah (IRBM) Korea Utara yang melintasi Jepang pada Selasa.
Warga kota Gangneung melaporkan adanya ledakan dan api. Militer sebelumnya menutupi insiden tersebut dan tujuh jam kemudian baru mengeluarkan pernyataan mengonfirmasi kejadian tersebut.
Militer membenarkan bahwa salah satu rudal mereka gagal meluncur sesaat setelah ditembakkan, kemudian jatuh ke darat. Demikian dikutip dari BBC, Kamis (6/10).
Militer juga mengatakan, rudal Hyunmoo-2 itu membawa sebuah hulu ledak tapi tidak meledak, dan meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran.
Warga Gangneung mengatakan mereka melihat kilatan cahaya dan mendengar ledakan pada Rabu dini hari, sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Setelah itu, situasi sekitarnya menjadi sangat gelap dan banyak warga mengunggah di media sosial mempertanyakan apa yang terjadi. Mereka membagikan foto dan video insiden tersebut.
"Saya tidak bisa tidur karena saya merasa cemas (setelah mendengar) ledakan," kata salah satu netizen, menurut laporan situs berita Kang Won Ilno.
Warga lainnya bertanya-tanya apakah ada pesawat yang jatuh.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya