Masjid di Prancis dicoreti lambang Nazi

Selasa, 5 Februari 2013 14:29 Reporter : Pandasurya Wijaya
masjid di Prancis dicoreti lambang Nazi. ©france24.com

Merdeka.com - Dinding sebuah masjid di Kota Ozoir-La-Ferriere, sekitar 35 kilometer sebelah timur Ibu Kota Paris, Prancis, dicoreti lambang swastika partai Nazi Jerman dan slogan anti Islam.

Situs France24.com melaporkan, Senin (4/2), coretan itu ditemukan oleh jamaah masjid yang hendak menunaikan ibadah salat Subuh.

Sebuah foto dari masjid itu memperlihatkan ada dua gambar lambang swastika tertera di dinding bagian depan masjid itu. Selain dua gambar itu ada juga tulisan anti Islam berbunyi "Jayalah Gaul", sebuah sebutan dari zaman Roma untuk kata Prancis.

Polisi kini sedang menyelidiki kasus ini.

Di sebelah timur Kota Besancon dua masjid juga mengalami nasib sama. Di dinding masjid itu dicoreti ada gambar bintang David, lambang umat Yahudi yang biasa digunakan Nazi.

Sejumlah sumber mengatakan perbuatan vandalisme itu belum tentu dipicu oleh aksi anti Islam. Penyidik kini sedang mengusut kemungkinan perbuatan itu dilakukan jamaah yang marah.

Menteri Dalam Negeri Prancis Mauel Valls mengutuk aksi itu dengan menyebutnya sangat tidak bertanggung jawab dan menyiarkan kebencian.

Menurut data statistik dari organisasi Islam, sepanjang tahun lalu ada 201 kasus anti Islam atau meningkat 28 persen dari tahun 2011. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Prancis
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.