Masjid di Arab Saudi Akan Perpendek Rakaat Salat Tarawih, Hanya Berlangsung 30 Menit

Senin, 12 April 2021 11:00 Reporter : Hari Ariyanti
Masjid di Arab Saudi Akan Perpendek Rakaat Salat Tarawih, Hanya Berlangsung 30 Menit Salat pertama kali di Masjidil Haram sejak pandemi. ©Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Pelaksanaan salat Tarawih, Tahajud, dan salat Isya akan digabung di masjid-masjid di Arab Saudi selama Ramadan. Jumlah rakaat salat Tarawih juga akan diperpendek. Demikian disampaikan Presidensi Urusan Dua Masjid Suci pada Minggu, dilaporkan televisi pemerintah.

Ketiga salat tersebut akan digabung dan tidak akan berlangsung lebih dari 30 menit di seluruh masjid seluruh Saudi. Ini salah satu tindakan untuk mengurangi durasi yang dihabiskan di masjid-masjid untuk tindakan pencegahan virus corona.

Dikutip dari Al Arabiya, Senin (12/4), Raja Salman sebelumnya telah menyetujui salat Tarawih hanya 10 rakaat. Salat Tawarih biasanya dilaksanakan 21 rakaat.

Bulan suci Ramadan akan dimulai pada Selasa (13/4) besok yang akan dilaksanakan miliaran Muslim di seluruh dunia.

Administrasi Umum bidang Keamanan di Dua Masjid Suci akan menerapkan jaga jarak untuk mencegah penyebaran virus corona di antara para jemaah.

Para jemaah akan dipisahkan dengan ruang salat yang telah dirancang dan disterilisasi. Sementara staf akan mengawasi jarak sosial. Demikian dilaporkan media pemerintah, SPA.

Kamera pengecek suhu akan digunakan untuk memantau jemaah yang memasuki Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Para staf akan melarang setiap kerumunan.

“Setelah mendapatkan izin yang diperlukan, sebanyak 100.000 jemaah akan diizinkan masuk ke Masjidil Haram sesuai dengan Ekspansi Ketiga Saudi,” jelas SPA. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini