Kisah Seorang Imigran Swedia Redam Kemarahan Massa Akibat Alquran Dibakar

Rabu, 2 September 2020 14:36 Reporter : Merdeka
Kisah Seorang Imigran Swedia Redam Kemarahan Massa Akibat Alquran Dibakar Kerusuhan di Swedia. ©TT News Agency via REUTERS

Merdeka.com - Massa imigran di Kota Ronneby, Swedia akhir pekan lalu marah dan memicu kerusuhan lantaran insiden pembakaran Alquran di Malmo yang dilakukan kelompok anti-Islam.

Dikutip dari Sputnik (01/09), di tengah kerusuhan tersebut sekelompok imigran berusaha membakar gereja lokal. Radio Swedia melaporkan mengutip saksi setempat.

Naem Sufan, pria lokal yang juga seorang imigran mengatakan kepada Radio Swedia bahwa dia berusaha untuk mencegah kerusuhan ketika massa dari yang muda ataupun orang dewasa ingin membakar gereja tersebut. Menurut pengakuannya sendiri, ia dipukuli karena “membela gereja” karena memadamkan api memakai jaketnya.

“Anda menjadi sangat kecewa saat melihat imigran melakukan itu, saya sendiri seorang imigran dan saya tidak mengerti, Swedia telah memberikan semua yang mereka inginkan, kami telah melarikan diri dari perang jadi kami tidak dapat memulai perang baru di sini,” tegas Sufan kepada Radio Swedia. Dia menunjukkan bahwa orang-orang yang datang ke Swedia harus menjadi bagian dari masyarakat dan belajar bahasanya.

2 dari 2 halaman

Gereja itu selamat tanpa kerusakan, namun berbeda dengan Sufan yang dipukul dengan batu dan berakhir patah bahu dan leher yang sakit. Dia juga membenarkan bahwa pelaku adalah imigran. Kerusuhan ini, kata dia, disebabkan oleh Asosiasi Islam, dan para orang tua yang tidak mengajari para pemuda serta anak-anaknya bagaimana berperilaku yang baik.

Sekitar 20 orang terlibat dalam perkelahian tak terduga di pusat Ronnbey pada Sabtu malam. Dua orang termasuk seorang petugas polisi terluka akibat lemparan batu, dan beberapa perusuh yang terlibat ditahan.

“Ini adalah peristiwa spontan yang tidak kami sangka akan datang. Anda dapat mengaitkan diri Anda ke Malmo, tetapi tidak ada yang saya ketahui secara detail,” ujar polisi Anna Johansson kepada stasiun televisi nasional SVT.

Kerusuhan di Malmo, kota terbesar ketiga di Swedia ini meletus setelah anggota Partai Garis Keras Denmark membakar Alquran dengan alasan mendukung sesama saudara orang-orang Swedia.

Reporter Magang: Galya Nge [pan]

Baca juga:
Swedia Menolak Sarankan Warga Pakai Masker, Ini Alasannya
Kelompok anti-Islam Denmark Ancam Gelar Lagi Demo Bakar Alquran di Swedia
Kerusuhan Dipicu Pembakaran Alquran Pecah di Swedia
Pembakaran Alquran Oleh Aktivis Sayap Kanan Swedia Picu Demo Berujung Rusuh
Survei: Orang Kaya Tak Perlu Percaya Tuhan untuk Menjadi Baik
Meniru Cara Swedia Hadapi Pandemi Corona, Bisakah Diterapkan di Seluruh Dunia?
Cegah Warga Berkumpul, Kota Lund Swedia Tebar 1 Ton Kotoran Ayam di Taman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Swedia
  3. Alquran
  4. Denmark
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini