Mantan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert didakwa korupsi

Senin, 30 Maret 2015 16:04 Reporter : Muhammad Radityo
Mantan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert didakwa korupsi Ehud Olmert. msnbc.msn.com ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan perdana menteri Israel Ehud Olmert didakwa atas kesalahannya menerima suap dalam babak baru pengadilan tindak pidana korupsi, mengenai perjanjian perdamaian dengan Palestina.

Pengacara Olmert mengatakan mereka akan mengajukan banding kepada pengadilan Jerusalem, dalam persidangan selanjutnya.

Sebelumnya, Olmert telah dibebaskan pada tahun 2012 dari serangkaian tuduhan suap ratusan ribu dolar dari pengusaha Amerika Serikat Morris Talansky sebelum ia menjadi perdana menteri.

Namun Shula Zaken, mantan manajer kepercayaan Olmert, yang juga menjadi saksi dari kasus tersebut, memberikan rekaman percakapan Olmert tentang suap tersebut dan menyebabkan pengadilan diulang.

Pengacara Olmert, Eyal Rozovsky, menyatakan kekecewaannya kepada pengadilan Yerusalem, pasalnya Olmert telah dinyatakan bebas sebelumnya.

"Tentu saja sangat kecewa dari putusan tersebut, dan akan mengajukan banding demi meninjau putusan hakim sebelumnya," ungkapnya seperti dilansir situs The Guardian.com, Senin (30/3).

Olmert mengklaim saat itu ia di ambang kesepakatan dengan Palestina ketika dirinya dipaksa mengundurkan diri pada awal 2009 di tengah tuduhan korupsi.

Lengsernya Olmert membuka jalan bagi Benyamin Netanyahu yang menghentikan upaya perdamaian dengan Palestina sejak saat itu. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Israel
  3. Kasus Korupsi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini