Malaysia Tetap Gunakan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Walaupun Ada Laporan Efek Samping

Rabu, 7 April 2021 14:13 Reporter : Hari Ariyanti
Malaysia Tetap Gunakan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Walaupun Ada Laporan Efek Samping Ilustrasi vaksin Covid-19 AstraZeneca. ©2021 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Malaysia akan tetap menggunakan vaksin Covid-19 AstraZeneca dalam program vaksinasi negara tersebut. Demikian disampaikan Menteri Kesehatan Malaysia, Adham Baba.

Adham menyampaikan keputusan itu dibuat dalam rapat Komite Khusus Garansi Akses Persediaan Vaksin Covid-19 pada Selasa (6/4).

“Penggunaan vaksin AstraZeneca terus berlanjut karena data klinis yang tersedia masih menunjukkan manfaat daripada kerugiannya,” jelasnya kepada wartawan, dilansir Channel News Asia, Rabu (7/4).

Dia mengatakan kementerian kesehatan memperhatikan laporan adanya efek samping vaksin tersebut dan kasus trombositopenia atau jumlah trombosit darah rendah.

Menurut laporan media, tujuh orang dari 30 penerima vaksin AstraZeneca meninggal dunia di Inggris dan mengalami masalah penggumpalan darah.

Regulator kesehatan Inggris dilaporkan sedang mempertimbangkan rekomendasi untuk melarang penggunaan vaksin ini untuk orang berusia lebih muda karena adanya kekhawatiran penggumpalan darah.

Jumat lalu, Kementerian Kesehatan Malaysia memberikan persetujuan bersyarat untuk vaksin AstraZeneca yang akan dipasok melalui fasilitas COVAX oleh produsen Korea Selatan SK Bioscience.

Adham menyampaikan, Malaysia juga akan membeli 10 persen vaksin AstraZeneca dari Thailand melalui pembelian langsung.

Pada Selasa, Malaysia melaporkan 1.300 kasus Covid-19 baru dan lima kematian baru, sehingga jumlah total kasus di negara itu menjadi 353.329. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini