KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Malaikat Jibril muncul saat demo pendukung Mursi

Senin, 15 Juli 2013 10:33 Reporter : Pandasurya Wijaya
Ulama Ikhwanul Muslimin Ahmad Abdul Hadi. ©Reuters

Merdeka.com - Para pengunjuk rasa pendukung Presiden Mesir Muhammad Mursi yang telah dikudeta militer dua pekan lalu mengaku melihat Malaikat Jibril di lapangan masjid Rabiah Al Adawiyah.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Ahad (14/7), dalam ceramah dukungannya kepada Mursi pekan lalu, ulama Ikhwanul Muslimin Ahmad Abdul Hadi mengatakan Malaikat Jibril terlihat di tengah kerumunan para pengunjuk rasa.

"Beberapa orang saleh di Arab Saudi mengatakan kepada saya mereka mempunyai penglihatan Malaikat Jibril memasuki masjid Rabiah Al Adawiyah untuk membuat orang-orang yang tengah salat terdiam beku dalam posisi salatnya."

Dia menambahkan ada penglihatan yang menyatakan terjadi pertemuan yang dihadiri Nabi Muhammad, Mursi dan sejumlah tokoh lain. Dalam penglihatan itu ketika waktu salat tiba, orang-orang meminta Nabi menjadi imam, namun Nabi malah meminta Mursi menjadi imam.

Abdul Hadi juga mengatakan seorang saleh memiliki penglihatan lain yang menyebutkan ada 50 unta, para pemuda dan anak-anak di sebuah gurun.

"Ketika unta-unta, para pemuda, dan anak-anak itu kehausan di tengah mereka memohon pertolongan kepada Allah. Tidak lama kemudian bumi terbelah dan ada sungai mengalir. Ketika rombongan itu tengah minum mereka mendengar suara yang berkata: "Jagalah unta milik Presiden Muhammad Mursi."

Tak hanya Abdul Hadi yang menyatakan dukungan kepada Mursi. Ulama Mesir Mosaad Anwar bahkan membandingkan sosok Mursi dengan Nabi Yusuf. Dia mengatakan Mursi memiliki kesamaan dengan Nabi Yusuf karena kedua menjadi pemimpin setelah rakyat mengalami penderitaan bertahun-tahun.

Shawki Abdul Latif, perwakilan dari Kementerian di pemerintahan mengatakan penglihatan semacam itu hanya kebohongan untuk membenarkan langkah politik berdasarkan agama.

"Pernyataan semacam itu hanya upaya untuk mengeksploitasi agama bagi kepentingan politik dan untuk memberi legitimasi kepada Mursi," kata dia. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Mesir

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.