Makam Saddam Hussein di Irak hancur

Senin, 16 Maret 2015 17:36 Reporter : Pandasurya Wijaya
Makam Saddam Hussein di Irak hancur Saddam Hussein menembak senapan. ©www.totallycoolpix.com

Merdeka.com - Makam mantan Presiden Irak Saddam Hussein kemarin hancur ketika terjadi pertempuran antara pasukan Irak dengan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kota Tikrit.

Pasukan Irak berusaha menguasai kota itu dalam 48 jam sehingga baku tembak semakin gencar di wilayah sebelah utara dan selatan kampung halaman Saddam Hussein itu, seperti dilansir the Times of Israel, Senin (16/3).

Sebuah rekaman video dari Desa Ouja oleh kantor berita the Associated Press memperlihatkan makam mewah Saddam itu hancur dan hanya meninggalkan atapnya saja yang rebah ke tanah.

Sebuah poster bergambar Saddam yang sebelumnya terpajang di makam itu kini tidak terlihat lagi di tengah puing-puing makam.

Di tempat itu justru bendera milisi Syiah dan sejumlah foto pemimpin Syiah menghiasi desa yang banyak dihuni warga Sunni.

"Wilayah ini paling digempur oleh ISIS karena di sini ada makam Saddam," kata Yasser Nu'ma, pejabat dari milis Syiah. "ISIS membuat jebakan buat kami dengan memasang banyak bom di sekitar makam."

Kelompok ISIS menguasai Tikrit sejak Juni lalu setelah mereka menguasai kota terbesar kedua, Mosul.

Pada Agustus lalu ISIS mengklaim makam Saddam sudah dihancurkan tapi pejabat setempat mengatakan makam itu hanya rusak sedikit dan terbakar.

Saddam ditangkap pasukan Amerika Serikat pada 2003 dan dieksekusi dengan cara digantung oleh pengadilan Irak pada Desember 2006 karena kejahatan pembunuhan massal warga Syiah dan Kurdi.

Jasad Saddam disimpan di peritirahatan terakhirnya di kota kehairannya, Ouja, sejak 2007. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Ekstremis ISIS
  2. Irak
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini