Mahathir Mohamad sebut menteri yang tidak bekerja dengan baik akan di-reshuffle

Rabu, 23 Mei 2018 11:27 Reporter : Farah Fuadona
Mahathir Mohamad sebut menteri yang tidak bekerja dengan baik akan di-reshuffle Menteri kabinet kerja Malaysia berfoto bersama Mahathir Mohamad dan Raja Malaysia. AFP/ MASZUANDI ADNAN/ DEPARTMENT OF INFORMATION

Merdeka.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan akan memecat menteri kabinetnya yang tidak bekerja dengan baik. Ia mengaku tak segan untuk mengganti dengan anggota parlemen yang lebih berkualitas.

Mahathir mengaku bahwa memilih menteri bukanlah tugas yang mudah dan tidak ada Kabinet yang sempurna dan bebas dari kritik publik.

"Tidak ada Kabinet yang sempurna. Akan selalu ada cacat. Tidak peduli siapa yang kita pilih, pasti ada orang yang akan mengungkapkan ketidakpuasan," kata Mahathir. "Saya tahu banyak orang tidak senang dengan pilihan saya. Tapi kami tidak bisa memuaskan semua orang," dilansir dari The Star, Rabu (23/5).

Perdana Menteri baru saja melantik 13 Menteri Kabinet sebelum Yang di-Pertuan Agung Sultan Muhammad V di Istana Negara di sini.

Walau masih ada sejumlah pos menteri belum diisi, Mahathir menyatakan tetap dapat mengadakan pertemuan kabinet.

Menurut dia, jumlah Menteri Kabinet kemungkinan akan mencapai 28 yang disertai perwakilan dari Sabah dan Sarawak.

Salah satu menteri di kabinetnya yang mendapat sorotan adalah Maszlee Malik, yang mengisi jabatan Menteri Pendidikan. Menanggapi hal itu Mahathir menjelaskan, bahwa Maszlee merupakan seorang profesor, seorang intelektual dengan latar belakang akademis agama, yang juga mahir dalam bahasa Inggris.

"Kami tidak bisa memilih seseorang dengan 'koneksi'. Kita harus memberi orang lain kesempatan," ujarnya.

"Banyak menteri baru tidak memiliki pengalaman. Jadi kami harus mendapatkan bantuan para ahli," kata Mahathir. [frh]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini