Mahathir Mohamad diusulkan raih Nobel Perdamaian

Senin, 28 Mei 2018 16:45 Reporter : Merdeka
Mahathir Mohamad diusulkan raih Nobel Perdamaian Mahathir Mohamad. ©2018 REUTERS/Lai Seng Sin

Merdeka.com - Puluhan ribu orang menandatangani petisi via dunia maya yang mengusulkan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, 92 tahun, masuk dalam nominasi Nobel Perdamaian tahun ini.

Petisi itu digagas oleh pengguna situs Change.org, Alexandria Abishegam, akhir pekan lalu.

"Mahathir harus dinominasikan 'sebagai pengakuan atas tekadnya' untuk kembali ke politik," kata Abishegam dalam petisi tersebut, seperti dikutip dari Channel News Asia (28/5).

"Tun Dr Mahathir berfokus pada pentingnya transparansi, demokrasi dan supremasi hukum untuk Malaysia," tulisnya.

"Fakta bahwa Tun Dr Mahathir juga secara terbuka mengakui kesalahannya sendiri dan meminta maaf atas kesalahannya di masa lalu membuatnya benar-benar menjadi seorang pemimpin untuk ditiru."

Petisi itu juga menggambarkan Mahathir Mohamad sebagai "Nelson Mandela dari Malaysia" dan memuji sang perdana menteri telah melakukan "pemindahan kekuasaan secara damai".

Pada 27 Mei 2018 pukul 21.00 waktu setempat, petisi itu telah berhasil menjaring lebih dari 51.000 tanda tangan.

Pemilihan umum bersejarah di Malaysia pada 9 Mei menandai kemenangan pemimpin koalisi Pakatan Harapan (PH) Mahathir Mohammad.

Kemenangan tersebut mengakhiri kepemimpinan Perdana Menteri Najib Razak yang penuh skandal dan pemerintahan Barisan Nasional yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: Liputan6.com [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini