Luncurkan Ratusan Roket ke Israel, Siapa Kelompok Jihad Islam Palestina?

Jumat, 15 November 2019 08:42 Reporter : Pandasurya Wijaya
Luncurkan Ratusan Roket ke Israel, Siapa Kelompok Jihad Islam Palestina? pemimpin jihad islam. ©IDF

Merdeka.com - Kelompok Jihad Islam Palestina dalam beberapa hari terakhir meluncurkan ratusan roket ke wilayah Israel menyusul tewasnya salah satu pemimpin mereka, Bahaa Abu al-Ata akibat serangan udara Israel ke Jalur Gaza. Menteri Pertahanan Israel yang baru Naftali Bennet mengatakan negaranya tidak akan ragu untuk menargetkan lebih banyak lagi anggota Jihad Islam.

"Selama 24 jam terakhir teroris Jihad Silam menembakkan lebih dari 250 roket dan rudal ke Israel. pasukan keamanan Israel akan memburu semua teroris, sampai anak-anak kami aman dan selamat," kata dia, seperti dilansir laman Aljazeera, Kamis (14/11).

Siapa sesungguhnya kelompok Jihad Islam?

Jihad Islam Palestina atau dalam bahasa Arab disebut Harakat al-Jihad al-Islami al-Filastin dikenal orang Israel hanya sebagai Jihad Islam dibentuk pada 1979 oleh fundamentalis Islam Fathi Shkaki dan sejumlah mahasiswa radikal Palestina yang memisahkan diri dari kelompok Ikhwanul Muslimin Palestina di Jalur Gaza karena menganggap mereka terlalu moderat.

Dikutip dari laman Haaretz, setelah pembunuhan Presiden Mesir Anwar Sadar pada 1981, Mesir mengusir keluar kelompok Jihad Islam ke Jalur Gaza. Jihad Islam diduga bersekongkol dengan Ikhwanul Muslimin dalam pembunuhan itu Anwar Sadat. Kelompok Jihad Islam mempunyai misi menghancurkan negara Israel dan mendirikan negara Islam di Palestina. Kelompok ini dianggap organisasi teroris oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, Jepang, Kanada, Australia, dan Israel.

Jihad Islam mulai meneror Israel di era 1980-an. Sebelum meletus Intifada Pertama pada 1987, Jihad Islam melancarkan sejumlah serangan teror ke Israel di Jalur Gaza. Pada Agustus 1988, pemimpin mereka Shkaki dan Abul Aziz Udah diusir ke Libanon.

Di Libanon Shkaki menjalin hubungan dengan Garda Revolusi Iran yang pada saat itu mendanai dan mempersenjatai Hizbullah, kelompok milisi Syiah. Shkaki kemudian mempelajari strategi teror dari Hizbullah.

1 dari 1 halaman

Menolak Kesepakatan Gencatan Senjata

Pada 1989, Jihad Islam memindahkan markas mereka ke Ibu Kota Damaskus, Suriah. Hingga kini diyakini kelompok Jihad Islam disokong oleh rezim Suriah dan Iran. Operasi mereka kerap dilakukan di tepi Barat dan Jalur Gaza, namun kelompok ini juga menjalankan aksinya di Libanon, Yordania, dan Mesir.

Di wilayah Palestina Jihad Islam menjalin kerja sama dengan Hamas setelah penandatanganan Perjanjian Oslo antara Yaser Arafat dari faksi Fatah Palestina dan Israel. Jihad Islam dan Hamas mempunyai ideologi yang berbeda dari segi perjuangan. Jihad Islam meyakini hukum Islam harus diterapkan di negara Arab dan muslim serta di seluruh dunia, termasuk Israel. Hamas yang merupakan cabang dari Ikhwanul Muslimin sudah beralih dari prioritas itu. Mereka lebih mengutamakan penghancuran Israel dan mendirikan kekhalifahan Palestina di Palestina kemudian melancarkan aksi jihad ke negara Arab moderat dan rezim muslim.

Namun Hamas yang menguasai Jalur Gaza sudah menandatangani kesepakatan gencatan senjata dengan Israel sedangkan Jihad Islam sudah mengumumkan mereka tidak akan mematuhi kesepakatan itu. Dalam kesepakatan gencatan senjata itu juga Hamas dilarang meluncurkan roket dari Gaza ke Israel. Baik Hamas maupun Jihad Islam memandang Otoritas Palestina yang dipimpin Mahmud Abas sudah dicemari oleh sekulerisme Barat dan dia adalah pemimpin tidak sah dari rakyat Palestina.

Israel merespons teror dari Jihad Islam dengan cara membunuh para anggota dan pentolan mereka. PAda 1995, Shkaki ditembak mati di Malta oleh seorang pengendara sepeda motor. Diduga kuat pelaku pembunuhan adalah intel Mossad Israel.

Sejak kematian Shkaki, Jihad Islam dipimpin oleh rekan sesama pendiri, Abdullah Ramadan Shallah. [pan]

Baca juga:
Lubang Raksasa Bekas Serangan Udara Israel di Jalur Gaza
Bombardir Israel ke Gaza Tewaskan 32 Warga Palestina
Gaza Lancarkan Puluhan Roket Balasan untuk Israel
Serangan Udara Israel Tewaskan Pemimpin Jihad Islam di Jalur Gaza
Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina Hanya Dihukum Kerja Sosial 1 Bulan
Pasukan Israel Bentrok dengan Jurnalis Foto Saat Liput Unjuk Rasa di Tepi Barat

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini