Lima tokoh dunia pernah dilempar sepatu

Jumat, 4 Maret 2016 08:06 Reporter : Pandasurya Wijaya
Lima tokoh dunia pernah dilempar sepatu george w bush ketika dilempar sepatu wartawan Irak. ©telegraph.co.uk

Merdeka.com - Menjadi pejabat publik memang berisiko mendapat kritikan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain kritikan, tak jarang ancaman juga sering datang, termasuk penyerangan secara langsung seperti dilempar sepatu oleh pengunjuk rasa. Seperti dialami pejabat Mesir tiga hari lalu.

Anggota parlemen Mesir Taufik Ukasha dilempar sepatu oleh seorang rekannya dalam sidang di parlemen lantaran dia mengundang duta besar Israel makan malam. Selain dilempar sepatu dia anggota parlemen lainnya mendesak dia diskors.

Mesir dikenal sebagai negara Arab pertama yang mengakui negara Israel setelah perjanjian perdamaian yang digagas oleh AS pada 1979. Meski begitu kebanyakan warga Mesir masih memandang Israel sebagai musuh.

Negara Bintang Daud punya duta besar yang bertugas di Ibu Kota Kairo namun hubungan antara pejabat Mesir dengan dubes Israel masih dingin dan kantor kedutaan Israel kerap menjadi sasaran protes.

Situs Asia One melaporkan, Ahad (29/2), selain sebagai anggota parlemen yang kerap menuai kecaman dan kontroversi, Ukasha juga dikenal sebagai pembawa acara di televisi. Pekan lalu dalam acara televisinya dia mengundang Duta Besar Israel Haim Koren makan malam di rumahnya.

Tindakannya itu sontak mengundang kecaman publik dan anggota parlemen lainnya yang baru dilantik bulan lalu. Sejumlah anggota parlemen meminta dia diskors dan seorang anggota parlemen bernama Kamal Ahmad melempar sepatu ke arahnya karena marah.

Kemarin akhirnya dua pertiga anggota parlemen memutuskan memecat Ukasha.

Selain Ukasha, siapa lagi tokoh dunia yang pernah dilempar sepatu? Simak ulasannya berikut ini yang berhasil dihimpun merdeka.com dari berbagai sumber:

1 dari 5 halaman

Mahmud Ahmadinejad dilempar sepatu di Kairo

Mahmud Ahmadinejad. www.guardian.co.uk ©2013 Merdeka.com

Dalam kunjungan ke Ibu Kota Kairo, Mesir, pada 2013 Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad hampir dilempar dengan sepatu oleh seorang warga diduga berasal dari Suriah.

Situs Huffington Post melaporkan, Rabu (6/2/2013), pemuda itu menyerang Ahmadinejad di depan masjid Al-Hussein di Kairo.

Dalam rekaman video dari kantor berita Anadolu Turki terlihat di tengah situasi berdesakan kerumunan orang ketika Ahmadinejad akan menuju mobilnya, seorang pemuda mencoba memukul presiden berusia 56 tahun itu dengan sepatu. Aksi dia lakukan itu tidak mengenai Ahmadinejad tapi justru mengenai salah seorang pengawalnya.

Pemuda itu dilaporkan berdialek Suriah dan pihak keamanan sudah meringkusnya. Dia meneriakkan slogan anti Iran dan mendukung pemerintah Suriah.

Menurut ABC News, pemuda itu mengutuk Ahmadinejad karena membunuh kakaknya. Iran selama ini mendukung kepemimpinan Presiden Suriah Basyar al-Assad.

2 dari 5 halaman

Mantan presiden Pakistan dilempar sepatu di pengadilan

Pervez Musharraf saat berada di Pengadilan Tinggi Sindh. saudigazette.com.sa

Seorang pengacara asal Pakistan kemarin melempar sepatu ke arah mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf. Insiden itu terjadi saat Musharraf berjalan menuju ruang pengadilan di Pengadilan Tinggi Sindh, di Ibu kota Karachi, untuk memperpanjang jaminannya atas tuduhan konspirasi pembunuhan dan pemecatan hakim.

Situs emirates247.com melaporkan, Jumat (29/3/2013), saksi mengatakan sekelompok pengacara yang terdiri dari 20 orang memprotes pemerintahan Pervez dan meneriakkan kata-kata bahwa Musharraf seorang diktator dan seharusnya digantung, sebelum akhirnya satu dari antara pengacara itu melempar sepatu ke arah Musharraf.

Namun, dari tayangan televisi memperlihatkan sepatu itu tidak sampai mengenai Musharraf. Saksi tidak disebutkan identitasnya itu juga mengatakan Musharraf datang dengan dikawal pasukan keamanan berpakaian preman.

Musharraf yang telah kembali ke Pakistan setelah selama empat tahun mengasingkan diri di Dubai berada di pengadilan untuk memperpanjang jaminan yang diberikan kepadanya pekan lalu atas tuduhan pembunuhan mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto pada 2007 lalu dan pemecatan hakim di tahun yang sama.

Pejabat pengadilan mengatakan uang jaminan untuk kasus pemecatan hakim telah diperpanjang selama dua pekan. Sementara itu, seorang anggota Partai All Pakistan Muslim League, partai yang didirikan Musharraf, mengatakan lelaki 69 tahun itu juga telah diberikan perpanjangan selama 21 hari di dua kasus lainnya.

Saat masih menjabat sebagai presiden, Musharrap menjadi sekutu Amerika Serikat dan mendukung program Negeri Adidaya itu dalam memerangai terorisme yang akhirnya menjadi kontroversial di Pakistan. Musharraf setidaknya tiga kali berhasil meloloskan diri dari percobaan pembunuhan oleh kelompok Al Qaidah.

Anak Bhutto, Bilawal Bhutto Zardari, yang saat ini menjadi ketua Partai Rakyat Pakistan menuduh Musharraf telah membunuh Benazir Bhutto.

Pada 2010 sebuah laporan dari badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kematian Bhutto sebetulnya dapat dicegah dan menuduh pemerintahan Musharraf telah gagal memberikan perlindungan yang memadai kepada Bhutto.

3 dari 5 halaman

Perdana Menteri China dilempar sepatu di kampus Inggris

perdana menteri china wen jiabao. ©telegraph.co.uk

Di Inggris seorang pemrotes melemparkan sepatu ke Perdana Menteri Cina Wen Jiabao, dan menyebutnya diktator, selagi ia menyampaikan pidato di Universitas Cambridge.

Sepatu itu tidak kena sasaran dan jatuh di podium sekitar satu meter dari Perdana Menteri Wen, yang berhenti sejenak dan kemudian melanjutkan pidato sementara petugas universitas membawa pemrotes tadi keluar gedung, seperti dilansir Radio Australia, Desember 2011.

Kemudian, Wen mengatakan, insiden itu tidak akan mempengaruhi hubungan baik antara kedua negara.

Insiden ini mengingatkan pada pelemparan sepatu oleh seorang wartawan Irak terhadap mantan Presiden Amerika, George W Bush, dalam kunjungan terakhirnya ke Irak dalam bulan Desember.

4 dari 5 halaman

Sedang pidato, Hillary Clinton dilempar sepatu

hillary clinton saat dilempar sepatu. ©ktla.com

Seorang perempuan menerobos petugas keamanan dan melempar sepatu ke arah Hillary Clinton di Las Vegas pada Kamis tetapi luput dan mantan menteri luar negeri Amerika Serikat itu tertawa mengalami kejadian tersebut.

Perempuan itu melontarkan sepatu ke mantan ibu negara yang berusia 66 tahun tersebut, yang sedang berpidato dalam pertemuan di Institut Daur Ulang Industri (Institute of Scrap Recycling Industries- ISRI).

"Apa itu tadi? Kelelawar...? atau seseorang melempar sesuatu kepada saya?" kata Hillary Clinton pada acara yang berlangsung di hotel Mandalay Bay, seperti yang terlihat dalam rekaman gambar dari televisi setempat KTNV, seperti yang dikutip dari Antara, Kamis, (11/4/2014).

Setelah reda dari keterkejutannya dan dengan selera humor, dia menambahkan "Apakah itu bagian dari 'cirque du soleil'?" dia merujuk kepada kelompok akrobat sirkus yang banyak ditampilkan di Las Vegas.

"Ya Tuhan, saya tidak tahu bahwa pengelolaan limbah padat sangat kontroversial. Untungnya dia tidak bermain softball seperti saya," katanya, sehingga mengundang gelak tawa dan sorakan dari para hadirin.

Perempuan berambut pirang yang melempar sepatu itu segera digelandang ke luar ruang dan kemudian ditahan, menurut Las Vegas Review-Journal.

Seorang juru bicara acara mengatakan bahwa perempuan itu tidak diundang dalam kegiatan tersebut.

"Pegawai kami menolak kehadirannya tetapi kemudian dia menerobos petugas keamanan. Seorang pegawai ISRI kemudian menghentikannya ketika dia mendekati panggung," kata juru bicara ISRI, Mark Carpenter, kepada AFP.

Dia menambahkan, "Kami bersyukur karena ibu Clinton profesional, melanjutkan berbagi pengetahuan dan pengalamannya betapa daur ulang industri memberi dampak baik bagi ekonomi dan lingkungan." Seorang juru bicara Hillary Clinton belum menanggapi permintaan komentar.

5 dari 5 halaman

Wartawan Irak lempar sepatu ke George W Bush

george w bush ketika dilempar sepatu wartawan Irak. ©telegraph.co.uk

Kunjungan mendadak oleh Presiden Amerika George W Bush ke Irak dibayangi oleh sebuah insiden dimana Bush dilempar dua sepatu dalam acara jumpa pers.

Seorang wartawan Irak diamankan oleh para pengawal setelah dia memanggil Bush "seekor anjing" dan melempar sepatunya, namun tidak mengenai presiden, seperti dilansir BBC, Desember 2008.

Sol sepatu dianggap sebagai hinaan terburuk dalam budaya Arab.

Selama perjalanan itu, Bush dan Perdana Menteri Irak Nouri Maliki menanda tangani kesepakatan keamanan baru antara kedua negara.

Pakta itu menyebutkan bahwa pasukan Amerika akan meninggalkan Irak tahun 2011, delapan tahun setelah penyerbuan tahun 2003 yang menjadi bagian menentukan bagi jabatan kepresidenan Bush.

Berbicara lima minggu sebelum Presiden Bush menyerahkan kekuasaan kepada Barack Obama, Bush juga mengatakan perang di Irak belum berakhir dan masih banyak tugas yang harus dilakukan.

Lawatannya yang tidak diumumkan itu dilakukan sehari setelah Menteri Pertahanan Amerika Robert Gates mengatakan kepada pasukan Amerika bahwa misi Irak berada dalam "tahap akhir".

"Ukuran nomor 10"

Ditengah jumpa pers bersama PM Maliki, seorang wartawan berdiri dan berteriak, "ini tanda perpisahan dari rakyat Irak, anjing," dan kemudian melempar sepasang sepatunya ke arah Presiden Bush, lemparan itu sedikit meleset.

"Yang bisa saya katakan adalah, sepatu itu nomor 10," canda Presiden Bush setelah insiden, seperti dilaporkan kantor berita Associated Press.

Pelempar sepatu kemudian dibawa pergi oleh para pengawal dan jumpa pers dilanjutkan.

Para wartawan menyebut insiden itu sebagai insiden simbolik.

Rakyat Irak lazim melempar sepatu dan sejumlah orang menggunakan sepatu untuk memukuli patung Saddam Hussein di Baghdad setelah dia digulingkan. [pan]

Baca juga:
Lima bayi baru lahir umurnya langsung remaja
Semua anak di keluarga ini selalu lahir di tahun kabisat
Ada bunga Anggrek tumbuh di lembaran Alquran di Aceh
Lima harta warisan paling aneh sepanjang sejarah
Aksi kocak para pegulat Meksiko beralih main futsal

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini